PLN Salurkan Sambungan Listrik untuk MBR

  • 26 Feb 2026 14:32 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Malang - PLN UP3 Malang terus menggulirkan program “Light Up The Dream” sebagai upaya membantu masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) mendapatkan sambungan listrik baru secara gratis.

Assistant Manager Keuangan & Umum PLN UP3 Malang, Bintara Situmorang, menjelaskan program tersebut merupakan langkah sosial yang bersumber dari penyisihan sebagian penghasilan pegawai organik PLN.

“Program Light Up The Dream adalah salah satu program PLN untuk membantu pemerataan sambungan listrik bagi masyarakat kurang mampu. Ini murni langkah sosial dari pegawai, bukan agenda resmi perusahaan,” ujarnya dalam Dialog Malang Menyapa edisi Kamis (26/2/2026).

PLN UP3 Malang melayani wilayah Malang Raya yang meliputi Kabupaten Malang, Kota Malang, dan Kota Batu. Menurut Bintara, program ini telah berjalan sejak 2020 dan kini memasuki tahun keenam. Meski bukan agenda tahunan resmi perusahaan, pelaksanaannya semakin sistematis dengan data penerima yang kian valid.

“Sekarang menjadi lebih terstruktur. Kami semakin aktif mencari warga miskin atau tidak mampu yang belum mendapat sambungan listrik,” katanya.

Pada Ramadan tahun ini, jumlah penerima manfaat di wilayah Malang Raya diperkirakan mencapai 30 hingga 40 pelanggan. Sebelumnya, pada Januari lalu, tercatat sekitar 20 pelanggan yang menerima bantuan serupa. Program ini dilaksanakan secara rutin setiap bulan.

Sasaran program adalah masyarakat berpenghasilan rendah dengan daya listrik maksimal 900 watt dan lokasi rumah yang dekat dengan jaringan listrik eksisting. Hal ini dilakukan agar tidak memerlukan perluasan jaringan maupun penambahan tiang dan kabel baru.

Estimasi biaya untuk satu sambungan baru kategori MBR berkisar antara Rp1 juta hingga Rp1,5 juta. Biaya tersebut mencakup instalasi, perangkat pendukung, serta bantuan sembako bagi penerima.

Di Malang Raya, terdapat 13 unit PLN yang bertugas melakukan survei dan verifikasi lapangan guna memastikan kelayakan calon penerima. Petugas juga memeriksa kondisi ekonomi, profesi, serta kesesuaian data pelanggan.

Untuk jangka panjang, penerima program tetap diproyeksikan menjadi pelanggan reguler selama menggunakan daya maksimal 900 watt. Apabila pelanggan menambah daya di atas 900 watt, maka subsidi tidak lagi berlaku.

Bintara menambahkan, masyarakat yang mengetahui atau merasa berhak menerima program ini dapat mendaftarkan diri melalui unit PLN terdekat dengan menyertakan alamat lengkap. Selanjutnya, petugas akan melakukan survei langsung ke lapangan. (Annisa)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....