Cuaca Ekstrem, BPBD Probolinggo Pastikan Nihil Korban
- 21 Feb 2026 19:05 WIB
- Malang
RRI. CO. ID, Probolinggo – Cuaca ekstrem berupa hujan ringan hingga deras disertai angin kencang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Probolinggo, Jumat 20 Februari 2026. Peristiwa yang terjadi sejak pukul 15.00 hingga 21.00 WIB itu menyebabkan banjir, tanah longsor, angin puting beliung, hingga kebakaran rumah di enam kecamatan.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Probolinggo, Oemar Sjarif mengatakan, meski sejumlah kejadian bencana terjadi di berbagai titik, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa. Saat ini petugas kami masih melakukan asesmen dan penanganan di lokasi terdampak,” ujarnya, Sabtu 21 Februari 2026.
Di Kecamatan Sumberasih, banjir menggenangi Desa Lemahkembar Dusun Bibis, Desa Jangur, dan Desa Sumberbendo. Sebagian air sempat masuk ke rumah warga, namun kini telah surut.
Sementara di Kecamatan Tiris, terjadi beberapa titik tanah longsor di Desa Tiris dan Desa Andung Biru yang mengenai warung dan rumah warga. Longsor juga menutup sebagian badan jalan di Desa Ranugedang dan Andung Biru. Selain itu, kebakaran menimpa tiga rumah di Desa Tegalwatu serta satu rumah tersambar petir di Desa Ranugedang.
Di Kecamatan Gading, angin puting beliung menerjang Dusun Bataan RT 10 RW 03 Desa Kertosono, mengakibatkan lima rumah rusak sedang dan empat rumah rusak ringan.
Di Kecamatan Pakuniran, jembatan penghubung Desa Blimbing dan Desa Kalidandan terputus, sehingga sekitar 100 kepala keluarga terisolasi.
Sedangkan di Kecamatan Krucil, tercatat empat titik longsor di ruas jalan Manggisan–Krucil, serta longsor yang menimpa tembok dan dinding rumah warga di beberapa desa. Di Kecamatan Besuk, satu rumah roboh di Desa Sindetlami pada dini hari.
Oemar Sjarif menambahkan, Pusdalops PB BPBD telah berkoordinasi dengan relawan dan pemerintah setempat. Tim Reaksi Cepat (TRC) juga diterjunkan untuk melakukan asesmen, membantu pembersihan rumah warga terdampak, serta mendistribusikan logistik.
“Kami terus berkoordinasi dengan OPD terkait, TNI-Polri, pemerintah kecamatan dan desa, serta relawan untuk memastikan penanganan berjalan cepat dan tepat,” katanya.
BPBD Kabupaten Probolinggo mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem susulan, terutama di wilayah rawan banjir dan longsor. Informasi lanjutan akan disampaikan apabila terdapat perkembangan terbaru di lapangan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....