"ASN Dahar Ngopi", Program BPSDM Jatim Kuatkan Kompetensi
- 20 Feb 2026 12:48 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Malang - Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Jawa Timur menggulirkan program Gerakan "ASN Dahar Ngopi” sebagai strategi penguatan kompetensi Aparatur Sipil Negara (ASN) secara berkelanjutan.
Kepala BPSDM Provinsi Jawa Timur, Dr. Ramliyanto, menjelaskan dalam Dialog Malang Menyapa edisi Jumat 20 Februari 2026. “Dahar Ngopi” merupakan akronim dari Tiada Hari Tanpa Pengembangan Kompetensi. Program ini dilaksanakan BPSDM Jatim berupa forum diskusi, tanya jawab, kajian spiritual dan belajar tematik.
“Program ini telah masuk dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2030,” ujarnya.
Ramliyanto menjelaskan, program tersebut menjadi bentuk implementasi Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang ASN yang menegaskan kewajiban pengembangan kompetensi secara terus-menerus.
Menurutnya, konsep yang diterapkan adalah reskilling dan upskilling.
“Yakni memperbarui kompetensi lama yang sudah tidak relevan serta meningkatkan kemampuan yang sudah dimiliki agar sesuai perkembangan teknologi dan birokrasi digital,” ungkapnya.
Ia merinci sejumlah kegiatan rutin yang difasilitasi BPSDM Jawa Timur.
“Di antaranya ASN Berbagi setiap Senin, ASN Membaca setiap Selasa, ASN Mengaji pada hari Rabu, ASN Belajar setiap Kamis, serta ASN Kesehatan Bugar pada Jumat,” ujarnya.
Ia menambahkan, setiap Kamis sesi ASN Belajar digelar pukul 08.30 hingga 11.30 WIB melalui platform digital dengan tema dan narasumber kompeten.
“Peserta yang mengikuti mencapai 25 hingga 30 ribu ASN setiap pekan dan telah menembus lebih dari 4 juta partisipasi secara kumulatif,” ucapnya.
Ramliyanto berharap melalui program tersebut seluruh ASN Jawa Timur memiliki semangat belajar yang konsisten dan tidak merasa kesulitan mengakses pengembangan kompetensi, baik secara daring maupun tatap muka. (Meuthia)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....