Enam Jukir Kayutangan Direlokasi sementara
- 19 Feb 2026 20:36 WIB
- Malang
RRO.CO.ID, Malang – Kepala Dinas Perhubungan Kota Malang, Widjaja Saleh Putra, memastikan ada enam juru parkir (jukir) terdampak kebijakan optimalisasi Gedung Parkir Kajoetangan. Kebijakan ini dilakukan untuk menata parkir tepi jalan di koridor Kayutangan Heritage yang selama puluhan tahun tidak memiliki ruang parkir memadai.
Widjaja menjelaskan, pembangunan gedung parkir tersebut bertujuan mengurai persoalan parkir di kawasan Kayutangan. Namun, keberadaan fasilitas baru itu berdampak pada enam jukir yang sebelumnya bertugas di sisi kanan jalan koridor tersebut.
“Ada enam jukir yang terimbas. Tugas kami memfasilitasi, tidak ada masalah,” kata Jaya, Kamis, 19 Februari 2026.
Sebagai solusi jangka pendek, Dishub Kota Malang menyalurkan para jukir ke titik parkir lain yang masih memungkinkan menampung. Salah satu lokasi yang disiapkan adalah Jalan Tenes.
Untuk jangka panjang, Pemkot Malang berencana mempekerjakan kembali para jukir tersebut di Gedung Parkir Kajoetangan. Saat ini, seluruh petugas parkir di gedung tersebut masih berasal dari internal Dishub karena keterbatasan SDM dan regulasi.
Widjaja menegaskan pengelolaan gedung parkir ke depan akan melibatkan pihak ketiga. “Iya harus. Tidak mungkin dikelola pemerintah sendiri,” katanya.
Meski akan dikerjasamakan, ia memastikan tarif parkir tetap sama sesuai ketentuan yang berlaku.
Ia menambahkan, pembangunan gedung parkir awalnya dirancang lima lantai secara vertikal, namun saat ini baru terealisasi dua lantai.
Optimalisasi pengelolaan diharapkan mampu mengurangi persoalan parkir di kawasan Kayutangan Heritage.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....