Personel Polisi Disiagakan di Klenteng hingga Pusat Perbelanjaan
- 17 Feb 2026 15:17 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Malang - Polresta Malang Kota meningkatkan pengamanan di sejumlah titik strategis guna mengantisipasi lonjakan aktivitas masyarakat saat libur panjang Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili, sekaligus menyongsong Ramadan 1447 H dan persiapan Operasi Ketupat Semeru 2026.
Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Putu Kholis Aryana, turut mendampingi Kapolda Jawa Timur, Nanang Avianto dalam pengecekan pengamanan di Klenteng Eng An Kiong, Jalan Laksamana R.E. Martadinata, Kota Malang. Klenteng tersebut menjadi pusat perayaan Imlek bertema “Harmony of Love & Prosperity” yang berlangsung pada 14–17 Februari 2026.
Kombes Pol Putu Kholis menegaskan, pengamanan tidak hanya difokuskan di lokasi ibadah, tetapi juga diperluas ke pusat perbelanjaan modern dan pasar tradisional.
“Selain meningkatkan pengamanan di klenteng, kami juga menugaskan personel untuk aktif dan fokus di mal, pusat perbelanjaan, serta pasar tradisional. Ini sudah menjadi tanggung jawab kami agar masyarakat merasa aman dan nyaman saat beraktivitas,” ujarnya.
Ia menjelaskan, langkah tersebut merupakan bagian dari strategi preventif dan preemtif guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), seperti pencurian, copet, hingga kepadatan arus kendaraan di jalur provinsi yang melintasi Kota Malang menuju Lumajang dan Blitar.
“Awalnya, pengamanan di kawasan klenteng melibatkan 25 personel. Namun, jumlah tersebut ditambah menjadi 47 personel yang disiagakan untuk patroli dialogis di pusat keramaian, rekayasa lalu lintas situasional, serta penguatan komunikasi dengan pengelola tempat ibadah dan pusat kegiatan ekonomi,” ungkapnya.
Petugas juga melakukan dialog dengan juru parkir dan pengelola kawasan sekitar guna memastikan kelancaran arus lalu lintas serta mencegah tindak kriminalitas seperti copet, jambret, dan pencurian kendaraan bermotor.
Ketua Yayasan Klenteng Eng An Kiong, Rudi Phan mengapresiasi dukungan serta kesiapsiagaan aparat kepolisian yang telah berkoordinasi sejak tahap awal persiapan perayaan.
“Kami mengapresiasi perhatian dan pengamanan dari Polresta Malang Kota. Sejak persiapan hingga puncak acara ‘Harmony of Love & Prosperity’, koordinasi berjalan baik sehingga perayaan dapat berlangsung lebih aman,” ujarnya.
Secara geografis, Klenteng Eng An Kiong berada di kawasan yang berdekatan dengan pasar tradisional dan pusat perbelanjaan. Kondisi ini berpotensi meningkatkan mobilitas masyarakat, termasuk jemaat dari luar daerah yang sekaligus berbelanja oleh-oleh khas Kota Malang.
“Pengamanan menyeluruh dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan masyarakat, baik ibadah maupun aktivitas ekonomi, berjalan kondusif,” kata dia.
Perayaan Imlek di Klenteng Eng An Kiong tahun ini juga diramaikan kegiatan edukasi kuliner melalui workshop Yúshēng sebagai simbol harmoni dan kemakmuran.
Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Putu Kholis Aryana, turut mendampingi Kapolda Jawa Timur, Nanang Avianto dalam pengecekan pengamanan di Klenteng Eng An Kiong, Jalan Laksamana R.E. Martadinata, Kota Malang. Klenteng tersebut menjadi pusat perayaan Imlek bertema “Harmony of Love & Prosperity” yang berlangsung pada 14–17 Februari 2026.
Kombes Pol Putu Kholis menegaskan, pengamanan tidak hanya difokuskan di lokasi ibadah, tetapi juga diperluas ke pusat perbelanjaan modern dan pasar tradisional.
“Selain meningkatkan pengamanan di klenteng, kami juga menugaskan personel untuk aktif dan fokus di mal, pusat perbelanjaan, serta pasar tradisional. Ini sudah menjadi tanggung jawab kami agar masyarakat merasa aman dan nyaman saat beraktivitas,” ujarnya.
Ia menjelaskan, langkah tersebut merupakan bagian dari strategi preventif dan preemtif guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), seperti pencurian, copet, hingga kepadatan arus kendaraan di jalur provinsi yang melintasi Kota Malang menuju Lumajang dan Blitar.
“Awalnya, pengamanan di kawasan klenteng melibatkan 25 personel. Namun, jumlah tersebut ditambah menjadi 47 personel yang disiagakan untuk patroli dialogis di pusat keramaian, rekayasa lalu lintas situasional, serta penguatan komunikasi dengan pengelola tempat ibadah dan pusat kegiatan ekonomi,” ungkapnya.
Petugas juga melakukan dialog dengan juru parkir dan pengelola kawasan sekitar guna memastikan kelancaran arus lalu lintas serta mencegah tindak kriminalitas seperti copet, jambret, dan pencurian kendaraan bermotor.
Ketua Yayasan Klenteng Eng An Kiong, Rudi Phan mengapresiasi dukungan serta kesiapsiagaan aparat kepolisian yang telah berkoordinasi sejak tahap awal persiapan perayaan.
“Kami mengapresiasi perhatian dan pengamanan dari Polresta Malang Kota. Sejak persiapan hingga puncak acara ‘Harmony of Love & Prosperity’, koordinasi berjalan baik sehingga perayaan dapat berlangsung lebih aman,” ujarnya.
Secara geografis, Klenteng Eng An Kiong berada di kawasan yang berdekatan dengan pasar tradisional dan pusat perbelanjaan. Kondisi ini berpotensi meningkatkan mobilitas masyarakat, termasuk jemaat dari luar daerah yang sekaligus berbelanja oleh-oleh khas Kota Malang.
“Pengamanan menyeluruh dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan masyarakat, baik ibadah maupun aktivitas ekonomi, berjalan kondusif,” kata dia.
Perayaan Imlek di Klenteng Eng An Kiong tahun ini juga diramaikan kegiatan edukasi kuliner melalui workshop Yúshēng sebagai simbol harmoni dan kemakmuran.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....