Komitmen Zero Emission 2060 Dinilai Belum Konsisten
- 15 Feb 2026 15:25 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Malang - Komitmen Indonesia menuju zero emission 2060 dinilai belum konsisten di lapangan. Direktur Eksekutif Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) Jawa Timur, Wahyu Eka Setiawan, menyebut banyak janji pengurangan emisi belum tercapai.
“Target transisi energi dari fosil ke terbarukan seharusnya 2025 mencapai 20 persen. Faktanya, belum sampai angka itu. Implementasi di bawah 50 persen dari komitmen yang diucapkan,” ujarnya saat menjadi narasumber dalam Program Dialog Beranda Asta Cita PRO 1 RRI Malang, Minggu, 15 Februari 2026.
Ia menyoroti praktik greenwashing atau “hijau palsu” oleh sejumlah korporasi. “Ada yang melakukan deforestasi di satu tempat, lalu menanam pohon di tempat lain seolah-olah sudah pro lingkungan. Itu bukan solusi, itu menutup bisnis kotor dengan citra hijau,” ungkapnya.
Menurut Wahyu, lemahnya penegakan hukum terhadap pembalakan liar dan alih fungsi hutan menjadi masalah serius. Ia menekankan pentingnya kebijakan turunan seperti Perda Pro Iklim dan road map tahunan yang jelas.
WALHI juga mendorong penguatan dasar hukum melalui UU Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, serta percepatan RUU Keadilan Iklim.
“Masalah lingkungan adalah masalah politik. Kita perlu bersuara bersama agar kebijakan yang lahir benar-benar melindungi rakyat dan generasi mendatang,” pungkasnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....