Menko Polkam RI, Jenderal TNI (Purn) Djamari Chaniago (kiri) didampingi Komandan Lanud Abdulrachman Saleh Marsma TNI Reza R.R. Sastranegara (kanan) dalam kunjungannya di Lanud Abdulrachman Saleh, Malang (Foto: RRI/Rizky)
RRI.CO.ID, Malang, - Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Republik Indonesia (Menko Polkam) RI, Jenderal TNI (Purn) Djamari Chaniago meninjau kesiapan TNI Angkatan Udara di Malang. Kunjungan ini berlangsung di Lanud Abdulrachman Saleh, Malang, Minggu (15/2/2026) dalam rangka memperkuat budaya disiplin, keselamatan dan profesionalisme serta memastikan kesiapan operasional satuan TNI di berbagai wilayah.
Dalam kunjungannya tersebut Menko Polkam juga meninjau langsung perlengkapan prajurit dan alutsista di Lanud Abdulrachman Saleh. Alutsista ini meliputi pesawat Hercules, Cassa dan Super Tucano.
Djamari Chaniago dalam arahannya menegaskan pentingnya disiplin dan profesionalisme setiap prajurit. Kesiapan operasional juga dinilai krusial dalam menjaga kedaulatan dan kekuatan pertahanan udara nasional.
“Tidak ada alasan mengatakan prajurit TNI belum siap,” tegasnya, Minggu (15/2/2026). Ia ingin memastikan kondisi satuan benar-benar siap untuk menghadapi segala kemungkinan yang akan terjadi.
Menurutnya, ketidaksiapan bisa dimanfaatkan kekuatan negara lain untuk mencari celah menyerang negara Indonesia. Karena itu pengecekan langsung perlu dilakukan agar kesiapan prajurit dan operasional pangkalan selalu siap sedia.
Aspek keselamatan penerbangan juga menjadi perhatian utama dalam kunjungan ini. Prosedur dan standar operasional wajib dipatuhi ketat agar keberhasilan misi dan keselamatan personel wajib diprioritaskan.
Budaya menjaga keberhasilan misi dan keselamatan harus tertanam pada setiap personel. Pengawasan dan evaluasi rutin perlu diterapkan secara berjenjang.
Menko Polkam juga menyoroti profesionalisme dalam menghadapi teknologi pertahanan yang semakin kompleks. Peningkatan kemampuan SDM dan pemeliharaan alutsista harus optimal sebagai faktor penting menjaga kesiapan operasional satuan udara.
“Siapkan diri kalian dan alutsista yang ada, saya akan menyiapkan supaya semua alat utama di Lanud Abdulrachman Saleh operasional,” ujarnya. Ia berjanji mendukung operasional seluruh peralatan TNI di setiap wilayah di Indonesia.
Peran kepemimpinan satuan juga turut menjadi sorotan dalam kunjungan tersebut. Keteladanan pimpinan membentuk karakter setiap prajurit supaya disiplin, tanggung jawab dan mengutamakan keselamatan.
“Saya sengaja datang saat libur untuk melihat kesiapan disini, saya bangga berada di lingkungan Lanud Abdulrachman Saleh,” pungkasnya. Ia mengaku bangga dengan dedikasi seluruh prajurit Lanud Abdulrachman Saleh, Malang.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah menegaskan komitmen mendukung dan memperkuat kapasitas TNI AU sebagai pilar utama pertahanan negara. Kesiapan operasional yang optimal menjadi fondasi menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.