Pengelolaan Sampah Harus Berbasis Data Lapangan dan Riset
- 13 Feb 2026 14:13 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Malang - Pengelolaan sampah harus berbasis data lapangan dan riset yang sebelumnya telah dilakukan. Program Zero Waste Cities ECOTON ini menegaskan pengelolaan sampah tak boleh dilakukan sembarangan.
Data komposisi sampah menentukan arah kebijakan masing-masing daerah. Setiap kawasan bisa memiliki karakter timbulan sampah yang berbeda.
Project Manager Zero Waste Cities ECOTON, Tonis Afrianto, menilai kebijakan harus didasarkan pada penelitian dan data lapangan. “Dalam membangun sistem pengelolaan sampah tidak boleh ngawur,” ujarnya, Jumat (13/2/2026).
Jika sampah organik mendominasi, fasilitas pengolahan sampah perlu diperbanyak. Rumah kompos dan komposter RT dapat menjadi solusi dalam masalah ini.
Selain itu, biogas dan ekoenzim bisa dikembangkan. Langkah ini dapat membantu menangani sampah langsung dari sumber.
“Sehingga sampah bisa tertangani dari skala sumber,” terang Tonis. Ia menilai pemindahan ke TPA bukan solusi utama.
Kondisi TPA di banyak kota disebut sudah terbatas. Bahkan sebagian besar dinilai mengalami overload.
Karena itu, pengelolaan berbasis rumah tangga dinilai mendesak sebagai alternatif. ECOTON mengajak masyarakat supaya mulai memilah dan mengolah sampah secara mandiri.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....