Januari 2026, Realisasi APBN Malang Raya Rp1,3 Triliun
- 10 Feb 2026 18:51 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Malang - Realisasi APBN Malang Raya mencapai Rp1,3 triliun hingga akhir Januari 2026. Capaian tersebut disampaikan Kepala KPPN Malang Muhammad Rusna.
Wilayah kerja KPPN Malang mencakup lima pemerintah daerah di Malang Raya. Daerah tersebut meliputi Kota Malang, Kabupaten Malang, Kota Batu, Kota Pasuruan dan Kabupaten Pasuruan.
Rusna menjelaskan realisasi belanja didominasi Transfer ke Daerah (TKD) sejak awal tahun 2026.
“TKD terealisasi lebih dari Rp1 triliun pada awal tahun ini,” ujarnya, Selasa (10/2/2026).
Belanja pemerintah pusat tercatat sekitar Rp290 juta hingga Januari 2026. Belanja tersebut berasal dari kementerian dan lembaga pusat di daerah.
Dari sisi penerimaan, APBN Malang Raya mencapai sekitar Rp8,2 triliun. Namun penerimaan itu turun sekitar 14 persen dibanding Januari 2025.
“Penurunan penerimaan wajar karena masih awal tahun,” kata Rusna.
Ia menilai awal tahun bulan Januari ini belum dapat dijadikan indikator kinerja tahunan.
Belanja negara juga mengalami penurunan kecil dibandingkan tahun lalu.
“Belanja hanya turun sekitar 0,5 persen, tapi tidak signifikan,” ungkapnya.
Rusna juga menyoroti penurunan alokasi Transfer ke Daerah pada awal 2026.
“TKD turun sekitar 20 persen di seluruh pemda malang raya,” jelasnya.
Penurunan tersebut dipengaruhi refocusing anggaran pemerintah pusat. Perubahan alokasi terjadi pada beberapa dana nasional prioritas.
KPPN Malang menawarkan alternatif pembiayaan di luar APBD kepada daerah.
“Kami dorong KPBU dan pinjaman pusat agar fiskal daerah tetap kuat,” tutup Rusna.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....