KPPN Malang Rilis Kinerja APBN Januari 2026
- 10 Feb 2026 12:12 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Malang - Kantor Pelayanan Pembendaharaan Negara (KPPN) Malang merilis kinerja APBN hingga 31 Januari 2026 di Gedung RCE Center. Kegiatan ini dirangkai dengan Focus Group Discussion membahas penguatan ekonomi pusat dan daerah.
Kepala KPPN Malang Muhammad Rusna memaparkan kinerja APBN wilayah Malang Raya. “Rilis ini merupakan agenda bulanan penyebaran informasi kinerja APBN khususnya Malang Raya,” ujarnya, Selasa (10/2/2026).
Realisasi pendapatan negara mencapai Rp8,18 triliun hingga akhir Januari 2026. Pendapatan tersebut turun 14,02 persen dibanding periode sama pada tahun lalu.
Penerimaan perpajakan ditopang pajak penghasilan Rp602,65 miliar tumbuh secara signifikan. Pajak pertambahan nilai dan cukai tercatat mengalami penurunan tahunan.
Belanja negara terealisasi Rp1,33 triliun atau 11,50 persen dari total pagu anggaran sebesar 11,58 Triliun. Belanja pemerintah pusat tumbuh didukung realisasi belanja pegawai dan barang serta belanja modal.
Sementara Transfer ke daerah tersalur Rp1,04 triliun ditopang Dana Alokasi Umum (DAU) dan Dana Alokasi Khusus (DAK). Dana alokasi umum menjadi kontributor terbesar dalam penyaluran Transfer Ke Daerah (TKD).
APBN juga mendukung pengendalian inflasi melalui program 4K di wilayah Malang Raya. Realisasi belanja program 4K masih terbilang rendah pada awal tahun.
Sedangkan penggunaan Kartu Kredit Pemerintah (KKP) mencatat 36 transaksi senilai Rp214,78 juta. Muhammad Rusna mengingatkan setiap satuan kerja (satker) segera memperbarui data pemegang KKP.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....