Panitia Mujahadah Kubro NU Atur Kedatangan Jemaah

  • 06 Feb 2026 13:24 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Malang – Panitia Mujahadah Kubro Harlah 100 Tahun Nahdlatul Ulama memastikan seluruh elemen terlibat berkolaborasi untuk menyukseskan pelaksanaan kegiatan yang akan digelar di Stadion Gajayana, Kota Malang. 

Sinergi dilakukan bersama Pemerintah Kota Malang, jajaran NU, serta unsur keamanan guna memastikan kegiatan berjalan tertib dan lancar. 

Koordinator Liaison Officer (LO) Mujahadah Kubro Harlah 100 Tahun NU sekaligus Ketua PC IPNU Kota Malang, Achmad Dega Aunal Jaka, menyampaikan bahwa koordinasi lintas sektor telah dilakukan secara intensif. 

“Kami sudah sering rapat bersama pemerintah kota Malang dan seluruh elemen Nahdlatul Ulama untuk mensukseskan kegiatan ini dengan sebaik-baiknya,” ujarnya dalam Dialog Malang Menyapa edisi Jumat 6 Februari 2026.

Ia menjelaskan, panitia telah mengatur kapasitas Stadion Gajayana mengingat jumlah jemaah yang diperkirakan sangat besar. Dari kuota yang disiapkan, maksimal 20.000 jemaah akan menempati tribun dan 10.000 jemaah di lapangan. 

“Total yang bisa masuk stadion sekitar 30.000 jamaah,” ucapnya. 

Menurutnya, pengaturan akses masuk dilakukan secara ketat karena kehadiran Presiden Republik Indonesia. Setiap pimpinan Nahdlatul Ulama se-Jawa Timur akan menerima kupon resmi dan daftar hadir yang dikoordinasikan melalui ketua rombongan. 

“Standar pengenal sudah sesuai dengan ketentuan dari Paspampres,” ungkapnya. 

Dega menambahkan, tugas LO tidak hanya dilakukan pada hari pelaksanaan, tetapi telah dimulai sejak beberapa hari sebelumnya. LO bertugas menghubungi ketua rombongan dari 42 PCNU se-Jawa Timur untuk mengatur jadwal kedatangan, lokasi transit, hingga waktu masuk stadion. 

“Kami menyambut jemaah di drop zone, mengarahkan ke lokasi transit, parkir, hingga distribusi konsumsi,” ujarnya. 

Panitia juga menyiapkan sembilan zona drop zone dan lokasi transit bagi jamaah, khususnya warga Kota Malang. Beberapa titik yang disiapkan antara lain Museum Brawijaya, BPSDM Provinsi Jawa Timur di Kawi, serta Masjid Kuba. Di lokasi tersebut disediakan konsumsi, layanan kesehatan, dan pengamanan agar jemaah merasa nyaman, ucapnya. 

Ia menambahkan, pengamanan kegiatan melibatkan Satpol PP, TNI, Polri, serta Banser dengan total sekitar 2.400 personel yang ditempatkan di berbagai titik. 

Selain itu, panitia menyiapkan sekitar 100 posko kesehatan dan mengimbau jemaah mempersiapkan perlengkapan pribadi seperti peralatan solat, makan dan minum secukupnya, alas duduk atau tikar, payung atau jas hujan, obat pribadi, identitas rombongan, tumblr, dan berbusana putih. 

Kolaborasi lintas elemen ini diharapkan dapat memastikan Mujahadah Kubro Harlah 100 Tahun NU berjalan aman, tertib, dan lancar. (Meuthia Adzkiya)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....