Read Aloud Bangun Budaya Literasi Kritis Sejak Dini
- 04 Feb 2026 18:35 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Malang: Ketua Read Aloud Malang Raya (RAMA), Novi, menegaskan bahwa kegiatan membaca nyaring atau read aloud memiliki peran strategis dalam membangun budaya literasi kritis sejak usia dini, terutama di tengah derasnya arus informasi digital saat ini.
Hal tersebut disampaikan Novi dalam dialog RRI Pro 1 Malang, Selasa (3/2/2026), menjelang perayaan World Read Aloud Day (WRAD) 2026 yang akan digelar di Malang Creative Center (MCC) pada Minggu, 8 Februari 2026.
Menurut Novi, read aloud bukan sekadar membacakan teks, melainkan proses membangun pemahaman, diskusi, dan daya kritis anak terhadap informasi yang mereka terima.
“Melalui membaca nyaring, anak-anak tidak hanya mendengar cerita, tetapi juga diajak berdiskusi, memahami perasaan tokoh, dan mencari sebab akibat dari sebuah peristiwa. Ini penting agar mereka terbiasa berpikir kritis sejak kecil,” ujarnya.
Novi menjelaskan, World Read Aloud Day merupakan peringatan global yang dirayakan setiap Rabu pertama bulan Februari, sebagai bentuk perayaan kekuatan bercerita dan membaca nyaring. Di Malang Raya, RAMA menjadi salah satu komunitas yang konsisten mengkampanyekan gerakan ini kepada keluarga.
Ia menilai, rendahnya literasi tidak hanya terlihat pada anak-anak, tetapi juga orang dewasa yang kerap menyimpulkan informasi hanya dari judul tanpa memahami isi secara utuh.
“Dengan read aloud, anak-anak dilatih memahami informasi secara menyeluruh. Harapannya, kebiasaan ini terbawa hingga dewasa sehingga mereka mampu memilah dan merespons informasi dengan bijak,” kata Novi.
Meski fokus utama RAMA masih pada anak usia dini, Novi menekankan bahwa peran orang tua sangat menentukan keberhasilan gerakan literasi ini. Orang tua diharapkan menjadi contoh dengan membiasakan membaca dan meluangkan waktu berkualitas bersama anak.
“Tidak harus lama, cukup 10–15 menit sehari, yang penting rutin. Dari situ tumbuh kedekatan emosional sekaligus kebiasaan membaca dalam keluarga,” pungkasnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....