Unisma Terjunkan 2.000 Personel Dukung Mujahadah Kubro NU
- 04 Feb 2026 13:09 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Malang - Universitas Islam Malang (Unisma) bakal menurunkan sekitar 2.000 personel untuk mendukung kelancaran dan kesuksesan pelaksanaan Mujahadah Kubro Nahdlatul Ulama (NU) yang digelar pada 7–8 Februari 2026 di Kota Malang. Dukungan tersebut mencakup aspek keagamaan, kesehatan, kebersihan, hingga pengaturan parkir jamaah.
“Dalam Mujahadah Kubro ini, banyak hal yang kami lakukan untuk mendukung kesuksesan penyelenggaraan,” kata Prof. Junaidi, Rabu (4/2/2026).
Dukungan pertama dilakukan melalui penggandaan naskah teks istighotsah yang akan dibaca oleh jamaah. Pada naskah tersebut, Unisma juga menyisipkan informasi terkait penerimaan mahasiswa baru sebagai bagian dari pengenalan kampus kepada masyarakat.
Dari sisi layanan kesehatan, Unisma mengerahkan tim medis yang terdiri dari dokter Fakultas Kedokteran, alumni, serta tenaga kesehatan yang terintegrasi dengan Rumah Sakit Islam (RSI) Unisma.
Tak hanya itu, UNISMA juga menyiapkan “pasukan semut”, yakni mahasiswa yang bertugas menjaga kebersihan lingkungan pasca kegiatan. Pasukan ini akan fokus mengumpulkan sampah sisa makanan dan minuman di sekitar lokasi Mujahadah Kubro, dengan tetap berkoordinasi bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH).
“Pasukan semut ini kami siapkan agar setelah acara selesai, kebersihan Kota Malang tetap terjaga,” tambah Prof. Junaidi.
Dari aspek transportasi, kampus juga menyediakan lahan parkir di area kampus Dinoyo yang mampu menampung hingga 60 bus jamaah. Pengaturan ini diharapkan dapat mencegah penumpukan kendaraan di jalan raya serta mendukung kelancaran arus lalu lintas di kawasan Dinoyo dan sekitarnya.
Rektor Unisma, Prof. Junaidi mengatakan, keterlibatan Unisma merupakan bentuk komitmen kampus dalam mendukung kegiatan keagamaan berskala besar sekaligus menjaga ketertiban dan kenyamanan lingkungan Kota Malang.
“Dalam Mujahadah Kubro ini, banyak hal yang kami lakukan untuk mendukung kesuksesan penyelenggaraan,” kata Prof. Junaidi, Rabu (4/2/2026).
Dukungan pertama dilakukan melalui penggandaan naskah teks istighotsah yang akan dibaca oleh jamaah. Pada naskah tersebut, Unisma juga menyisipkan informasi terkait penerimaan mahasiswa baru sebagai bagian dari pengenalan kampus kepada masyarakat.
“Selain itu, Unisma juga menurunkan tim paduan suara Bunga Almamater yang akan memimpin menyanyikan Lagu Indonesia Raya dan Mars Syubbanul Wathon dalam rangkaian kegiatan Mujahadah Kubro,” tuturnya.
Dari sisi layanan kesehatan, Unisma mengerahkan tim medis yang terdiri dari dokter Fakultas Kedokteran, alumni, serta tenaga kesehatan yang terintegrasi dengan Rumah Sakit Islam (RSI) Unisma.
“Fakultas Kedokteran Unisma siap mengerahkan dokter dan tenaga kesehatan, baik dari internal maupun alumni yang tersebar di Malang Raya hingga Jawa Timur, serta berkoordinasi dengan RSI Unisma,” jelasnya.
Tak hanya itu, UNISMA juga menyiapkan “pasukan semut”, yakni mahasiswa yang bertugas menjaga kebersihan lingkungan pasca kegiatan. Pasukan ini akan fokus mengumpulkan sampah sisa makanan dan minuman di sekitar lokasi Mujahadah Kubro, dengan tetap berkoordinasi bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH).
“Pasukan semut ini kami siapkan agar setelah acara selesai, kebersihan Kota Malang tetap terjaga,” tambah Prof. Junaidi.
Dari aspek transportasi, kampus juga menyediakan lahan parkir di area kampus Dinoyo yang mampu menampung hingga 60 bus jamaah. Pengaturan ini diharapkan dapat mencegah penumpukan kendaraan di jalan raya serta mendukung kelancaran arus lalu lintas di kawasan Dinoyo dan sekitarnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....