Dinkes Malang Catat 17 Kasus Campak pada 2025

  • 03 Feb 2026 19:39 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Malang - Dinas Kesehatan Kota Malang mencatat sebanyak 17 kasus campak terjadi sepanjang tahun 2025, berdasarkan laporan yang diterima hingga awal 2026.

Kepala Dinkes Kota Malang, Husnul Muarif, mengatakan kasus campak tersebut tersebar di tiga kecamatan, dengan jumlah terbanyak berada di wilayah Kedungkandang.

“Di Kecamatan Kedungkandang ditemukan 10 kasus, kemudian di Sukun ada 3 kasus, dan di Lowokwaru 4 kasus. Totalnya 17 kasus campak,” ujar Husnul. Selasa 3 Februari 2025.

Ia menjelaskan, campak atau morbili merupakan penyakit akibat infeksi virus. Gejala awal umumnya berupa demam, disertai ruam kemerahan yang muncul dari belakang telinga dan dapat menyebar ke wajah serta seluruh tubuh.

Pada kondisi tertentu, campak juga dapat disertai gangguan saluran pernapasan, seperti batuk, sakit tenggorokan, hingga mata merah. Dinkes mengimbau masyarakat segera memeriksakan anak ke fasilitas kesehatan jika mengalami gejala tersebut.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....