Menbud Fadli Zon Apresiasi Revitalisasi Candi Jabung Probolinggo
- 25 Jan 2026 20:45 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Probolinggo – Menteri Kebudayaan Republik Indonesia Fadli Zon mengapresiasi revitalisasi Candi Jabung yang berada di Desa Jabung Candi, Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo. Hal itu disampaikan saat kunjungan kerja ke kawasan cagar budaya tersebut, Minggu (25/1/2026).
Dalam kunjungan tersebut, Menbud Fadli Zon didampingi Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah XI Endah Budi Heriyani dan disambut Bupati Probolinggo dr. Mohammad Haris bersama Wakil Bupati Fahmi AHZ serta jajaran Forkopimda dan pejabat Pemkab Probolinggo.
Fadli Zon menilai revitalisasi Candi Jabung telah dilakukan dengan baik dan mencerminkan nilai sejarah, arsitektur, serta budaya yang tinggi.
“Kawasan Candi Jabung ini cukup luas, sekitar lima hektare, dan memiliki nilai sejarah yang sangat penting. Revitalisasi yang dilakukan sudah sangat baik,” ujar Fadli Zon.
Ia menjelaskan, Candi Jabung merupakan peninggalan era Kerajaan Majapahit yang dibangun pada tahun 1276 Saka atau 1354 Masehi pada masa pemerintahan Raja Hayam Wuruk, serta tercatat dalam Kitab Negarakertagama.
Menurutnya, keunikan Candi Jabung terlihat dari penggunaan material bata, bukan batu andesit seperti kebanyakan candi di Jawa Timur, yang menunjukkan perkembangan teknologi bangunan serta akulturasi budaya Hindu, Buddha, dan kepercayaan lokal.
Menbud juga menekankan pentingnya pelestarian Candi Jabung dari ancaman vandalisme dan faktor alam, mengingat lokasinya berada di kawasan pesisir. Ia mendorong kawasan tersebut dikembangkan sebagai ekosistem budaya yang berkelanjutan.
“Kawasan ini bisa dikembangkan menjadi ekosistem budaya, mulai dari festival seni, tradisi lokal, wisata sejarah, wisata religi hingga wisata kuliner khas Kabupaten Probolinggo,” tambahnya.
Sementara itu, Bupati Probolinggo dr. Mohammad Haris menyampaikan bahwa kunjungan Menbud merupakan bagian dari upaya penguatan dan revitalisasi situs-situs budaya di Kabupaten Probolinggo.
“Ini bagian dari rangkaian penguatan budaya, setelah sebelumnya kami meninjau kawasan Tengger, Bromo, hingga revitalisasi Museum Tengger yang akan segera diresmikan,” kata Haris.
Ia menegaskan, meskipun berasal dari latar sejarah yang berbeda, seluruh peninggalan budaya tersebut merupakan bagian dari identitas Kabupaten Probolinggo.
Bupati Haris berharap pengembangan kawasan budaya, termasuk Candi Jabung, dapat memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat, khususnya pelaku UMKM.
“Setiap pusat budaya harus bermuara pada kesejahteraan masyarakat. Dengan meningkatnya kunjungan, UMKM bisa ikut terlibat dan perekonomian masyarakat bergerak,” pungkasnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....