Bazar Durian Digelar di Lereng Kelud Sumberasri Blitar

  • 25 Jan 2026 11:52 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Blitar : Ratusan pengunjung memadati jalan kampung di Desa Sumberasri, Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar.

Selama dua hari, Sabtu-Minggu (24-25/1/2026) digelar Pasar Hortikultura dan Kontes Durian se-Karisidenan Kediri.

Para pengunjung berkerumun di stand-stand sederhana milik petani dan terlihat para pengunjung sibuk memilih, menimbang, lalu ada beberapa yang langsung menyantapnya di lokasi.

Salah satu pengunjung asal Blitar bagian barat tepatnya Udanawu, Kabupaten Blitar bernama Yayuk mengaku sengaja jauh-jauh datang bersama sang anak di Desa Sumberasri, Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar untuk menikmati buah durian lokal.

"Dapat infonya itu dari medsos ya, terus saya dan anak datang kesini. Tadi berangkat dari Udanawu langsung kesini, harganya murah-murah, rasanya juga enak. Manis legit ada pahitnya sedikit," ujarnya, Minggu (25/1/2026).

Pengunjung yang datang tidak ada disuguhi pemandangan tumpukan durian di stand-stand. Tetapi di sepanjang jalan desa, halaman rumah warga dipenuhi dengan pohon durian yang sedang berbuah besar. Kondisi ini membuat para pengunjung merasa seperti berada di kebun durian alami.

Bisa dikatakan wilayah Desa Sumberasri, Kecamatan Nglegok menjadi salah satu sentra durian yang ada di Kabupaten Blitar. Harga durian yang ditawarkan juga terbilang relatif murah mulai dari Rp15.000 per biji hingga ratusan ribu.

"Durian lokal sebenarnya punya kualitas bagus. Lewat bazar dan kontes durian, kami ingin mengangkat brand durian lokal dari wilayah se-Karisidenan Kediri," kata

Ketua Panitia Pasar Hortikultura dan Kontes Durian se-Karesidenan Kediri di Desa Sumberasri, Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar Suparno.

Dalam kegiatan tersebut, panitia menggelar kontes durian yang diikuti petani dari berbagai daerah. Kegiatan ini diharapkan mampu mendongkrak nilai jual durian lokal, apalagi sudah ada contoh keberhasilan durian lokal Sumberasri yang disebut "Upin-Ipin".

"Dulu, durian tersebut hanya dihargai sekitar Rp20.000 per buah. Setelah menjuarai kontes dan memiliki sertifikat, kini harganya bisa menembus Rp150.000 per buah," terang dia.

Lebih lanjut Eko menambahkan kualitas durian Sumberasri tak lepas dari pengaruh tanah vulkanik Gunung Kelud. Selain perawatan pohon relatif mudah karena sebagian besar pohon yang sudah berusia di atas 10 tahun tetap produktif meski minim perawatan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....