RW 2 Arjosari Jadi Kampung Percontohan

  • 24 Jan 2026 10:43 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Malang - RW 2 Kelurahan Arjosari, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, dinilai memiliki keunggulan dalam pengelolaan lingkungan berbasis partisipasi masyarakat. Kawasan ini bahkan diajukan sebagai percontohan dalam program pengelolaan lingkungan berkelanjutan.

Lurah Arjosari, Sari Pramoedya menyampaikan, pengelolaan lingkungan di wilayahnya bertumpu pada keterlibatan aktif warga dan inovasi berbasis masyarakat. Salah satu upaya yang rutin dilakukan adalah kerja bakti di seluruh RW, dengan RW 2 menjadi fokus penilaian karena melibatkan tiga RT secara aktif.

“Yang . Semangat gotong royong dan kepedulian terhadap lingkungan sangat tinggi,” ujar lurah setempat, Sabtu 24 Januari 2025.

Berbagai inovasi lingkungan telah diterapkan oleh warga RW 2, mulai dari pemanfaatan panel surya, pengolahan ecobrick, eco-enzim, hingga pengolahan sampah rumah tangga menjadi pupuk cair. Selain itu, warga juga melakukan perajangan sampah dan pemilahan dari sumbernya.

Disisi lain Ketua RW 2 menyebutkan, seluruh inovasi tersebut terbuka untuk direplikasi oleh wilayah lain. RW 2 bahkan diarahkan untuk naik ke tingkat program lingkungan yang lebih tinggi dengan syarat membina sedikitnya 10 wilayah dalam satu tahun.

Partisipasi warga, menurut pengelola RW, dibangun melalui pemberdayaan ibu-ibu PKK sebagai motor utama gerakan lingkungan. Kesadaran lingkungan juga ditanamkan sejak dini melalui pelibatan anak-anak, karang taruna, hingga lembaga kemasyarakatan lainnya.

“Kami rutin menggelar pertemuan, patroli lingkungan, serta memiliki kader lingkungan di setiap RT dan RW. Kuncinya kolaborasi,” ujarnya.

Sementara itu, Camat Lowokwaru Widi mengatakan, keberhasilan RW 2 Arjosari diharapkan dapat menginspirasi kampung-kampung lain di wilayahnya. Ke depan, setiap kampung didorong memiliki tema dan ciri khas masing-masing.

“Setiap wilayah bisa mengembangkan potensi dan kekhasannya sendiri untuk naik ke level yang lebih tinggi,” kata Widi.

RW 2 Arjosari sendiri mengusung visi sebagai Kampung Semar, singkatan dari senang menanam dan merawat. Visi tersebut diterjemahkan dalam berbagai program penghijauan dan pengelolaan lingkungan yang kini telah menjadi budaya warga.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....