Polres Malang Identifikasi Mayat Pria di Kromengan

  • 01 Jan 2026 09:40 WIB
  •  Malang

KBRN, Malang : Polres Malang berhasil mengungkap identitas pria yang ditemukan meninggal dunia mengapung di Sungai Molek, Desa Jatikerto, Kecamatan Kromengan, Kabupaten Malang. Identifikasi dilakukan melalui pemeriksaan sidik jari oleh Tim Inafis Satreskrim Polres Malang.

Kasihumas Polres Malang AKP Bambang Subinajar menyampaikan, korban diketahui bernama Muftachul Huda (25), warga Kelurahan Arjowinangun, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang.

“Hasil identifikasi sidik jari menunjukkan jenazah atas nama Muftachul Huda, usia 25 tahun, warga Kota Malang,” ujar AKP Bambang, Kamis (1/1/2026).

Jenazah pertama kali ditemukan warga pada Rabu (31/12/2025) sekitar pukul 18.00 WIB. Saat itu, seorang saksi melihat tubuh manusia mengapung dalam posisi telungkup dan tersangkut kayu di aliran Sungai Molek.

“Saksi melihat bagian punggung tubuh manusia saat hendak masuk rumah. Temuan tersebut kemudian dilaporkan kepada warga dan perangkat desa, sebelum diteruskan ke Polsek Kromengan,” jelasnya.

Petugas gabungan dari Polsek Kromengan, Tim Inafis Satreskrim Polres Malang, dan Satuan Samapta Polres Malang segera mendatangi lokasi kejadian. Jenazah dievakuasi sekitar pukul 18.34 WIB dan dibawa ke RSUD Kanjuruhan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Berdasarkan pemeriksaan luar secara visual, polisi tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Luka pada bagian wajah diduga disebabkan oleh aktivitas hewan air.

“Hasil pemeriksaan awal tidak menunjukkan adanya kekerasan. Terdapat indikasi korban meninggal dunia akibat tenggelam,” kata Bambang.

Dari kondisi jenazah, korban diperkirakan telah meninggal satu hingga dua hari sebelum ditemukan. Saat ditemukan, korban mengenakan kemeja lengan panjang bermotif kotak berwarna gelap, celana jeans biru cerah, serta memakai gelang rantai di tangan kiri dan cincin di jari tengah tangan kanan. Rambut korban diketahui disemir berwarna kuning.

Setelah identitas korban dipastikan, polisi segera menghubungi pihak keluarga. Hingga kini, kepolisian masih melakukan pendalaman dengan mengumpulkan keterangan saksi dan berkoordinasi dengan keluarga korban untuk memastikan kronologi lengkap kejadian.

“Penanganan kasus ini tetap kami lakukan secara profesional guna memastikan penyebab kematian dan memberikan kepastian kepada keluarga,” pungkas AKP Bambang.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....