Wisuda Universitas Kanjuruhan, Perawat Hadapi Tantangan Layanan Kesehatan

  • 27 Okt 2025 12:56 WIB
  •  Malang

KBRN, Malang : Wakil Bupati Malang menyampaikan apresiasi kepada para perawat muda yang baru menyelesaikan pendidikan di Universitas Kepanjen dan diangkat sumpah sebagai tenaga profesional. Momen wisuda disebutnya bukan sekadar seremoni akademik, melainkan awal dari perjalanan pengabdian dan tanggung jawab moral untuk melayani masyarakat.

Dia menyampaikan terima kasih kepada seluruh civitas academica Universitas Kepanjen serta pihak-pihak yang berperan dalam mendidik dan menyiapkan tenaga kesehatan berkualitas. Ia menilai, profesi perawat menuntut tidak hanya keterampilan klinis, tetapi juga empati, integritas, dan ketangguhan moral dalam menghadapi kompleksitas tantangan kesehatan masyarakat.

Wabup menekankan pentingnya peran perawat dalam memperkuat layanan kesehatan primer dan memperluas akses kesehatan universal. Menurutnya, perawat berada di garis depan sistem kesehatan, baik di puskesmas, posyandu, maupun layanan berbasis rumah.

Ia juga menyoroti pentingnya literasi digital dalam era digital health. “Perawat harus mampu memanfaatkan teknologi seperti rekam medis elektronik, telemedicine, dan aplikasi pemantauan kesehatan. Namun teknologi tidak boleh menggantikan sentuhan kemanusiaan yang menjadi inti profesi keperawatan,” ujarnya.

Dalam konteks daerah, Wabup mengingatkan agar tenaga kesehatan memiliki kesiapsiagaan menghadapi risiko bencana dan dampak perubahan iklim, mengingat kondisi geografis Kabupaten Malang yang rawan bencana. Perawat, katanya, perlu memiliki kemampuan tanggap darurat serta memahami strategi mitigasi untuk menjaga kesehatan masyarakat di berbagai situasi.

Ia juga menekankan pentingnya pengembangan kompetensi berkelanjutan di tengah perubahan dunia kesehatan yang cepat. Pendidikan lanjutan, pelatihan, sertifikasi, dan penelitian lapangan disebut sebagai langkah strategis untuk menjaga kualitas layanan.

“Bagi para orang tua, saya menyampaikan terima kasih atas dukungan dan doa yang telah mengantarkan putra-putri sampai ke tahap ini. Kepada perguruan tinggi, saya apresiasi atas upaya membentuk generasi perawat yang profesional dan beretika,” tuturnya.

Pemerintah Kabupaten Malang, lanjutnya, terus membuka ruang kerja sama dengan lembaga pendidikan dan tenaga kesehatan untuk memperkuat sistem pelayanan publik. Ia berharap para perawat muda dapat menjadi bagian dari solusi peningkatan mutu kesehatan masyarakat melalui dedikasi, kompetensi, dan kepedulian yang nyata.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....