Menko PM Ingatkan Bahaya Kerja ke Kamboja

  • 09 Agt 2025 18:43 WIB
  •  Malang

KBRN, Malang : Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar, mengingatkan masyarakat untuk berhati-hati terhadap tawaran kerja di negara berisiko tinggi seperti Kamboja dan Myanmar. Peringatan ini disampaikan menyusul meningkatnya jumlah pekerja migran ke Kamboja yang banyak berakhir menjadi korban penipuan.

“Jangan percaya iming-iming gaji besar di media sosial. Banyak yang ternyata jebakan untuk eksploitasi,” kata Muhaimin, usai menghadiri acara Global Talent Day 2025 di Pendopo Singosari, Kabupaten Malang, Sabtu (9/8/2025).

Menurutnya, Kamboja merupakan negara dengan tingkat kemiskinan tinggi sehingga banyak tawaran kerja yang sebenarnya tidak sesuai fakta. Sementara Myanmar memiliki situasi konflik yang membahayakan keselamatan pekerja.

Banyak pekerja migran yang terjebak di perusahaan ilegal atau dipekerjakan dalam kondisi kerja paksa. Mereka biasanya direkrut melalui iklan palsu di media sosial atau jaringan perekrut tidak resmi.

Pemerintah mengimbau masyarakat agar selalu memeriksa kebenaran informasi melalui saluran resmi, seperti Kementerian Ketenagakerjaan atau perwakilan RI di negara tujuan.

Cak Imin sapaan akrabnya menegaskan, keselamatan pekerja migran harus menjadi prioritas utama. “Kita benar-benar harus selektif bekerja di luar negeri, apalagi di negara yang punya risiko tinggi,” pungkasnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....