Suplai Sayur Melimpah di Karangploso, Harga Anjlok Drastis
- 02 Agt 2025 13:17 WIB
- Malang
KBRN, Malang : Musim panen kali ini menyebabkan lonjakan produktivitas petani sayur di kawasan Malang. Pasokan sayuran di Pasar Karangploso membludak hingga melebihi kapasitas normal pasar.
Jika biasanya suplai hanya sekitar 1 ton per hari, kini bisa mencapai 5 ton. Hal ini berdampak langsung pada harga jual sayuran yang jatuh drastis.
“Sekarang banyak sayur tidak laku, sampai dibuang atau jadi pakan ternak,” kata Sumarno, Kepala Paguyuban Pedagang Pasar Karangploso, Sabtu (2/8/2025).
Beberapa jenis sayur seperti tomat, brokoli, sledri, sawi daging, dan sawi putih terdampak paling besar. Harga brokoli misalnya, kini hanya Rp4.000–Rp6.000 per kilogram.
“Brokoli dulu bisa sampai Rp10 ribu, sekarang paling tinggi Rp6 ribu,” jelas Sumarno.
Kondisi lebih parah dialami komoditas sawi daging dan andewi. Kedua sayur ini kini nyaris tidak bernilai jual.
“Sawi daging sebulan lalu Rp5 ribu. Sekarang diberi Rp1.000 saja orang tak mau,” ujarnya.
Andewi, yang biasanya Rp25 ribu per kilogram, kini setara sawi daging. “Diberi seribu enggak laku. Padahal kualitasnya bagus,” tambah Sumarno.
Karena pasar tak mampu menampung, sebagian pedagang membagi sayuran secara gratis. Beberapa lainnya memilih membuang atau memberikannya ke peternak.
“Sayur sawi-sawian sekarang murah sekali. Banyak dibagikan ke kambing atau sapi,” katanya.
Kondisi ini menjadi dilema bagi petani. Di satu sisi panen melimpah, di sisi lain hasil tak terbeli.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....