Jalan Menuju Wisata Banyubiru Pasuruan Rusak Parah
- 12 Mei 2025 18:45 WIB
- Malang
KBRN, Pasuruan : Jalan penghubung Ngopak-Banyu Biru, kini mengalami kerusakan cukup parah.
Wisatawan pun berharap kepada Pemerintah Kabupaten Pasuruan untuk segera memperbaiki ruas jalan yang merupakan jalur utama menuju destinasi wisata wilayah timur Pasuruan.
Muhammad, warga yang kerap melintasi jalur tersebut, menyebut kerusakan jalan sangat mengganggu aktivitas masyarakat dan wisatawan.
"Hampir setiap hari lewat jalur ini, tapi kondisinya sekarang rusak parah dan belum diperbaiki," ungkapnya, Senin (12/5/2025).
Dengan kondisi tersebut, Muhammad dan warga lainnya kepada Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo untuk bisa turun langsung melihat kondisi jalan-jalan di wilayah timur. Sebab menurutnya, masih banyak ruas jalan lain di wilayah tersebut yang kondisinya lebih parah.
“Soalnya bukan cuma satu jalan yang rusak, tapi banyak. Ya semoga Pak Bupati mendengarkan keluh kesah kami dan langsung ke sini melihat kondisi jalan yang sebenarnya,” tegas Muhammad.
Menanggapi keluhan warga, Politisi NasDem Eko Suryono menyampaikan bahwa kondisi ini merupakan aspirasi nyata dari masyarakat Pasuruan Timur. Ia menyebut banyak warga merasa kecewa karena bertahun-tahun jalan tidak kunjung diperbaiki.
“Ini merupakan aspirasi dari beberapa masyarakat Pasuruan Timur yang memang sudah kecewa karena belum ada perbaikan,” ujar Eko saat dikonfirmasi.
Eko menyatakan pihaknya terus mendorong agar infrastruktur menjadi prioritas pembangunan daerah. Ia menilai, disparitas pembangunan antara wilayah timur dan barat Pasuruan sangat terlihat jelas.
“Pembangunan antara timur dan barat jelas sekali adanya ketimpangan. Maka, jalan di wilayah timur harus jadi prioritas utama,” tambahnya.
Ia juga mengusulkan agar pemerintah segera menggunakan dana tak terduga (BTT) untuk mempercepat perbaikan. Menurutnya, langkah ini bisa menjadi solusi cepat untuk meredam kekecewaan masyarakat.
“Dana BTT bisa digunakan agar perbaikan segera dieksekusi. Ini penting agar tidak makin banyak warga yang marah,” jelas Eko.
Masyarakat berharap pemerintah tidak hanya mendengar, tetapi juga segera merespons kondisi infrastruktur yang memprihatinkan ini. Sebab, jalur rusak tak hanya mengganggu akses, tetapi juga berdampak pada sektor pariwisata dan ekonomi warga.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....