Jalur Ngadas Longsor, Lalu Lintas ke Bromo Terhenti di Jarak Ijo

  • 11 Feb 2025 10:17 WIB
  •  Malang

KBRN, Malang : Longsor kembali terjadi di Jalur Bromo yang melintasi Dusun Jarak Ijo, Desa Ngadas, dan Desa Gubugklakah, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang, Selasa (11/2/2025) pagi. Akibatnya, akses utama menuju kawasan wisata Gunung Bromo tertutup.

Plt. Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Malang, R. Ichwanul Muslimin, menjelaskan bahwa longsor dipicu oleh hujan deras yang terus mengguyur sejak Senin (10/2) dini hari.

"Hujan dengan intensitas tinggi sejak pukul 02.30 WIB menyebabkan tanah longsor serta pohon tumbang di beberapa titik. Material longsor dengan ketinggian sekitar 13 meter, ketebalan 3 meter, dan panjang 10 meter menutup total jalur utama ke Desa Ngadas dan Bromo," jelasnya.

Longsor ini berdampak pada tertutupnya akses di beberapa jalur utama, yaitu:

Jalur utama menuju Desa Ngadas/Bromo.

Jalur utama arah Gubugklakah.

Jalur utama menuju Dusun Jarak Ijo.

Meskipun tidak ada korban jiwa, BPBD Kabupaten Malang bersama instansi terkait langsung bergerak cepat menangani situasi ini.

"Kami telah menerjunkan Tim Reaksi Cepat (TRC) ke lokasi untuk penanganan. Alat berat dari Dinas Bina Marga Kabupaten Malang sudah berada di lokasi, begitu juga dengan petugas pemadam kebakaran dari TNBTS yang bersiaga," tambah Ichwanul.

Selain itu, petugas juga melakukan kaji cepat di lokasi, berkoordinasi dengan pemangku kepentingan, serta membersihkan material longsor secara manual sambil menunggu alat berat beroperasi.

Arus lalu lintas untuk kendaraan roda dua sementara diatur ulang, sedangkan kendaraan roda empat tidak dapat melintas hingga pembersihan selesai.

BPBD juga terus memantau potensi longsor susulan, terutama di jalur Gubugklakah-Ngadas yang masih rawan pergerakan tanah.

"Saat ini, pembersihan material longsor terus dilakukan menggunakan alat berat dari UPT PU Bina Marga Kabupaten Malang. Namun, arus lalu lintas masih terhenti di atas pertigaan Jarak Ijo karena material longsoran belum sepenuhnya dibersihkan," kata Ichwanul.

Beberapa pihak yang terlibat dalam upaya penanganan bencana ini antara lain:

  • BPBD Kabupaten Malang
  • Bina Marga Kabupaten Malang
  • Balai Besar TNBTS
  • Muspika Kecamatan Poncokusumo
  • Pemerintah Desa Gubugklakah dan Ngadas
  • PMI Kabupaten Malang
  • TAGANA Kabupaten Malang
  • Poslap Tumpang
  • Relawan dan masyarakat sekitar

Hingga berita ini diturunkan, proses pembersihan material longsor masih berlangsung. Masyarakat diimbau untuk berhati-hati dan menghindari jalur tersebut sementara waktu hingga kondisi benar-benar aman.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....