Pentingnya Khauf dan Raja'
- 13 Des 2024 08:29 WIB
- Malang
KBRN, Malang : Sebagai hamba Allah, kita harus memiliki rasa takut (khauf) akan siksaan Allah, sebagai balasan atas dosa – dosa yang kita perbuat, namun kita juga harus memiliki harapan ( raja’), karena Allah Maha pengampun dan Maha penyayang. Seperti yang dikatakan ustadz Dedi N Abdullah Tillu, M.Pdl diacara Cahyaning Ati Pro 4 RRI Malang, Sabtu (13/12/24) pagi.
“Sebagai hamba Allah, kita harus memiliki rasa takut (khauf) akan siksaan Allah, sebagai balasan atas dosa – dosa yang kita perbuat, namun kita juga harus memiliki harapan ( raja’), karena Allah Maha pengampun dan Maha penyayang.” Katanya.
Ustadz Dedi menjelaskan ada beberapa sifat khauf dan saja’ yang perlu kita ketahui.
“Ada 3 macam Khauf dan raja’ yang perlu kita ketahui, yaitu pertama khauf ajillah, khauf ajillah artinya muncul rasa takut kepada Allah yang dipengaruhi oleh tebal atau tipisnya keimanan seseorang. Pengertian ini disebutkan dalam Al-Quran surat Ali Imran ayat 175 yang artinya : : Sesungguhnya mereka hanyalah setan yang menakut-nakuti (kamu) dengan teman-teman setianya, karena itu janganlah kamu takut kepada mereka, tetapi takutlah kepada-Ku, jika kamu orang-orang beriman. Kedua khauf ausat. Ausat berarti pertengahan, sehingga khauf ausat merupakan perasaan takut akan terputusnya hubungan dengan Allah dan tercemarnya kejernihan ma'rifat, dimana mereka takut murka dan siksa Allah, ketiga Khauf ‘ammah, khauf ‘ammah atau khauf yang muncul karena seseorang takut akan azab Allah SWT. Contoh khauf ini adalah saat hati seseorang bergetar karena melakukan hal-hal yang mengundang murka Allah. Allah berfirman dalam Surah Az Zumar Ayat yang Artinya: Katakanlah (Nabi Muhammad), "Wahai hamba-hamba-Ku yang melampaui batas (dengan menzalimi) dirinya sendiri, janganlah berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa semuanya. Sesungguhnya Dialah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.Raja’ adalah perasaan harap yang diiringi dengan usaha dan keyakinan. Seorang Muslim yang memiliki sifat raja’ akan senantiasa berharap kepada rahmat dan ampunan Allah SWT.Orang yang memiliki sifat raja’ yakin bahwa Allah SWT Maha Pengasih dan Maha Penyayang, dan selalu membuka pintu taubat bagi hamba-Nya yang bersungguh-sungguh. Raja’ dapat mendorong seorang Muslim untuk beribadah dengan penuh semangat dan senantiasa berbaik sangka.” Jelasnya.
Dalam penutupnya ustadz Dedi kembali mengingatkan apaun yang terjadi, kita tidak boleh putus asa oleh karena itu kita perlu memahami sifat khauf dan raja', yakinlah Allah Maha Pengasih dan Maha Penyayang kepada umat-Nya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....