Mengenal Konten Kreator si ‘Bapak Kucing’, Raih Pendapatan Menjanjikan dari TikTok
- 18 Des 2022 20:32 WIB
- Malang
KBRN, Malang : Media sosial kini tak hanya menjadi ajang eksistensi dan hiburan, namun juga bisa menjadi ladang rejeki sekaligus menyalurkan hobi. Hal itulah yang dialami full timer konten kreator Anggara Palguna. Dikenal sebagai ‘Bapak Kucing’, Anggara kerap mengunggah konten-konten positif berisi tentang tips dan kisah merawat kucing di TikTok maupun instagram.
Hobinya merawat kucing juga ternyata memberikan berkah bagi pria asal Lombok yang kini berdomisili di Malang ini. Melalui kontennya yang viral, Anggara kini sering mendapatkan endorsement produk-produk perawatan kucing. Dari situlah ia mendapatkan penghasilan yang menjanjikan.
Kepada RRI, pria berusia 30 tahun ini mengungkapkan, ia membuat konten soal kucing di TikTok pada awal pandemi Covid-19 tepatnya bulan Juni 2020 silam. Dia belajar secara otodidak. Kemudian pada Januari 2021, ada satu kontennya yang viral dengan jutaan viewer tentang kisah seorang warga ODGJ di Kota Malang yang selalu membawa kucing.
“Dari situ saya terus menggali kisahnya dan terus dilihat banyak orang, viewernya mencapai jutaan. Bahkan saya sampai datang ke rumah ODGJ itu untuk mencari kisahnya, dan terus bikin konten-konten terkait kucing,” ungkap alumnus HI Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) ini, Minggu (18/12/2022).
Saat itu, Anggara yang masih berstatus sebagai pegawai kantoran atau karyawan salah satu perusahaan distributor obat-obatan di Malang rutin membuat konten dan mulai mendapatkan endoresment. Sehingga tak hanya konten edukatif, tetapi juga disisipi berjualan produk perawatan kucing.
“Ternyata respon di Tiktok Shop sangat bagus dan memberikan pemasukan yang lumayan. Hingga akhirnya pada Mei 2022 saya memutuskan resign jadi karyawan dan menjadi full time konten kreator,” katanya.
Saat ini, Anggara memelihara 7 ekor kucing di rumahnya. Kucing-kucing itu diadopsi dari jalanan. Merawat kucing jalanan menjadi peliharaan bukanlah hal mudah, rangkaian perawatan dan treatment dilakukan pada kucing itu.
“Kisah saya merawat kucing jalanan dan peliharaan inilah yang saya jadikan konten, untuk berbagi tips. Namun juga saya sisipin jualan produk yang bekerjasama, ternyata responnya sangat bagus, viewernya banyak, check out barangnya juga lumayan,” ungkap pria yang kini memiliki 270 ribu follower di TikTok ini.
Bagi Anggara, kucing tak hanya hewan peliharaan, namun juga partner kerja baginya. Sebab hampir semua kontennya melalui akun @rapalguna, bergantian dengan 7 kucing peliharaan itu. Bahkan Anggara telah membangun rumah khusus kucingnya.
“Kucing bukan seperti manusia yang bisa diarahkan, kita harus paham dia seperti apa. Beda dengan konten kreator fashion, kuliner atau kecantikan. Karena bersama kucing, saya harus bisa mengikuti dia (kucing) maunya seperti apa. Tetapi selama ini kucing-kucing saya selalu nurut,” ujarnya.
Memiliki ratusan ribu follower dan jutaan viewer membuat Anggara juga mendapatkan tawaran kerjasama dari berbagai produk seperti skincare, produk rumah tangga, dan lain-lain. Tawaran itu tetap diterimanya, namun ia bertekad bawah kontennya tetap fokus pada kucing.
“Sampai ke depan branding saya tetap bapak kucing, dan tidak ada berpindah karena rejeki saya dari kucing. Apalagi kunci bermain di TikTok adalah konsisten, maka viewer akan datang sendiri,” katanya.
Anggara pun memberikan tips menjadi konten keator yang sukses. Yakni bisa mengemas video dengan baik, jualan dikemas secara berkisah, serta mengetahui potensi apa yang bisa digali tergantung passion. Sehari, ia biasa mengunggah tiga hingga lima video.
“Jualan di TikTok itu kuncinya soft selling, artinya harus ada story telling yang dibangun, tidak jualan produk secara langsung. Kalau sudah tahu kuncinya maka TikTok itu easy money,” tandasnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....