Begini Adab Terhadap Saudara dan Kerabat

  • 02 Nov 2024 09:19 WIB
  •  Malang

KBRN, Malang : Ada batas etika adalah hal penting yang harus diperhatikan dalam segala aspek kehidupan, termasuk dalam interaksi dengan saudara dan kerabat, hal ini dikatakan ustad Dedi N Abdullah Tillu, M.PdL diacara Cahyaning Ati Pro 4 RRI Malang, Sabtu (2/11/2024) pagi.

“Dalam Islam, ada batas etika adalah hal penting yang harus diperhatikan dalam segala aspek kehidupan, termasuk dalam interaksi dengan saudara dan kerabat. Menjaga hubungan baik dengan saudara dan kerabat tidak hanya akan menciptakan keharmonisan dalam keluarga, tetapi juga mendapatkan ridha Allah. Islam mengajarkan kepad aumatnyau ntukselalu berbuat baik dan menjaga hubungan dengan sesama, terlebih lagi dengan keluarga dekat.” Katanya.

Saat ditanya bagaimana caranya adab dalam berinteraksi dengan saudara dan kerabat, ustad Dedi menjelaskan.

“Ada beberapa adab dalam berinteraksi dengan saudara dan kerabat. Antara lain, pertama saling mengasihi dan saling menghormati. Mengasihi dan menghormati saudara adalah salah satu bentuk kasih sayang yang sangat dianjurkan dalam Islam. Allah menyukai hamba-Nya yang memuliakan saudara-saudaranya, karena itu merupakan bentuk kepedulian yang menguatkan talisilaturahmi. Allah berfir mandalam Surah Al-Hujurat ayat 10 yang artinya :Sesungguhnya orang-orang mukminitubersaudara, karenaitudamaikanlahantarakeduasaudaramu dan bertakwalahkepada Allah agar kamumendapatrahmat. Ayat ini menekankan entingnya saling menghormati dan memperbaiki hubungan di antara saudara seiman, apalagi dengan keluarga dekat yang merupakan saudara sedarah. Kedua membantu dalam kesusahan dan Kebutuhan, kewajiban lain yang dianjurkan dalam Islam adalah membantu saudara yang membutuhkan. Bentuk bantuan ini dapat berupa bantuan materi, tenaga, atau bahkan hanya sekadar nasihat dan dukungan moral. Rasulullah bersabda yang artinya : Barangsiapa yang melepaskan satu kesusahan seorang mukmin dari kesusahan-kesusahan dunia, maka Allah akan melepaskan darinya satu kesusahan dari kesusahan-kesusahan pada hari kiamat (HR. Muslim). Dari hadits ini, kita belajar bahwa membantu saudara yang kesusahan adalah amalan mulia yang akan mendapatkan balasan kebaikan dari Allah di hari kiamat. Ketiga menjaga silaturahmi, menjaga silaturahmi atau hubungan kekeluargaan adalah kewajiban dalam Islam. Rasulullah SAW sangat menekankan pentingnya silaturahmi dan memberikan peringatan bagi mereka yang memutuskannya. Allah berfirmandalam Surah An-Nisa ayat 1 yang artinya : Dan bertakwalah kepada Allah yang dengan (mempergunakan) nama-Nya kamu saling meminta satu sama lain, dan (peliharalah) hubungan silaturahim. Ayat ini mengingatkan kita untuk menjaga hubungan baik dengan kerabat dan keluarga, karena hal ini termasuk bentuk ketakwaan kepada Allah.Rasulullah bersabda: Barang siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah dia menyambung hubungan silaturahmi.(HR. Bukhari dan Muslim). Keempat saling memaafkan, sebagai manusia, kita tidak terlepas dari kesalahan dan kekhilafan, termasuk dalam hubungan dengan saudara. Oleh karena itu, Islam mengajarkan untuk senantiasa memaafkan dan melupakan kesalahan orang lain, termasuk saudara dan kerabat. Allah berfirmandalam Surah Al-A'rafayat 199 : Jadilah pemaaf dan suruhlah orang mengerjakan yang ma'ruf, sertajangan pedulikan orang-orang yang bodoh. Ayat ini mengajarkan untuk bersikap pemaaf dalam menghadapi kesalahan orang lain, termasuk saudara dan kerabat. Kelima berbuat baik dan menjaga perasaan, berbuat baik kepada saudara dan kerabat termasuk bentuk adab yang sangat dianjurkan. Selain itu, menjaga perasaan mereka juga merupakan bagian dari etika Islam yang harus dijunjung tinggi. Rasulullah SAW bersabda: Sesungguhnya kebaikan itu adalah akhlak yang baik (HR. Muslim). Hadits ini mengajarkan bahwa berakhlak baik, termasuk kepada saudara dan kerabat, adalah perbuatan mulia yang dicintai Allah.” Jelasnya.

Dalam penutupnya beliau kembali mengingatkan menjaga hubungan baik dengan saudara dan kerabat adalah kewajiban bagi setiap muslim. Islam mengajarkan untuk selalu menghormati, mengasihi, memaafkan, serta menjaga silaturah midengan saudara dan kerabat sebagai bentuk ketakwaan kepada Allah. Semoga dengan menjaga adab dan hubungan baik dengan saudara, kita bisa memperoleh berkah dan ridha Allah SWT ujarnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....