Idul Fitri Momentum Kembali Suci
- 18 Mar 2026 10:29 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Malang - Perayaan Idul Fitri sering kali dimaknai sebatas tradisi tahunan, seperti berkumpul bersama keluarga dan menikmati hidangan khas Lebaran. Padahal, Idul Fitri memiliki makna yang jauh lebih dalam sebagai momen kembali ke kesucian diri.
Hal tersebut disampaikan Ustadz Drs. H. Moh. Rosyad, M.Si. dalam dialog Mutiara Pagi di RRI Malang dengan tema “Zakat Fitraf dan Idul Fitri” Selasa (17/3/2026) pagi. Beliau menjelaskan bahwa Idul Fitri merupakan “wisuda spiritual” bagi umat Islam setelah menjalani ibadah puasa selama satu bulan penuh.
“Idul Fitri itu kembali ke fitrah, kembali suci seperti bayi yang baru lahir, setelah dibersihkan melalui puasa dan zakat fitrah,” ungkapnya.
Beliau juga menekankan bahwa Idul Fitri tidak hanya memiliki dimensi spiritual, tetapi juga sosial. Tradisi saling memaafkan menjadi bentuk nyata memperbaiki hubungan antarsesama manusia.
Selain itu, zakat fitrah yang ditunaikan menjelang Idul Fitri juga memiliki dampak ekonomi bagi masyarakat. Menurutnya, pengelolaan zakat yang baik dapat membantu mengurangi kesenjangan sosial.
“Jika zakat dikelola secara terorganisir, maka bisa menjadi kekuatan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan dan mendorong pemerataan ekonomi,” jelasnya.
Di akhir pembahasan, Ustadz Rosyad mengingatkan bahwa kesempurnaan Idul Fitri tidak hanya dilihat dari kemeriahan perayaan, tetapi dari sejauh mana seseorang mampu berbagi dan memperbaiki hubungan dengan sesama.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....