SD dan SMP Insan Amanah Wujudkan Kepedulian Sosial lewat ZIS

  • 17 Mar 2026 11:53 WIB
  •  Malang
Poin Utama
  • SD dan SMP Insan Amanah menyalurkan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) kepada 708 penerima di wilayah Malang pada 12–13 Maret 2026, dengan total penghimpunan mencapai 1.528 kg beras dan Rp68,2 juta

RRI.CO.ID, Malang – SD dan SMP Insan Amanah kembali menyalurkan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) kepada masyarakat pada 12–13 Maret 2026. Program tahunan ini menjadi bagian dari upaya sekolah dalam menanamkan nilai kepedulian sosial sekaligus membantu warga yang membutuhkan di wilayah Malang.

Selama periode penghimpunan 23 Februari hingga 12 Maret 2026, terkumpul zakat fitrah berupa beras sebanyak 1.528 kilogram. Selain itu, dana zakat mal, infak, dan sedekah mencapai Rp68.267.300. Bantuan juga disalurkan dalam bentuk parcel, terdiri dari 682 paket sembako dan 262 paket alat tulis.

Kepala SD Insan Amanah, Dr. Suhardini Nurhayati, M.Pd, mengungkapkan rasa syukur atas partisipasi orang tua siswa yang dinilai sangat tinggi. “Partisipasi orang tua sangat luar biasa. Dalam waktu relatif singkat, penghimpunan ZIS bisa mencapai hasil yang maksimal dan melampaui target sebelumnya,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pelaksanaan pentasarufan tahun ini dilakukan dengan pendekatan berbeda, yakni meminimalkan kegiatan seremonial. “Kami ingin menjaga kenyamanan penerima, sehingga bantuan disalurkan secara langsung tanpa harus melalui prosesi panjang,” jelasnya.

Penyaluran bantuan menjangkau 708 penerima dari berbagai kalangan, mulai dari siswa SD dan SMP, kaum dhuafa, pekerja informal seperti sopir angkot, tukang bangunan, hingga petugas kebersihan dan satpam. Bantuan juga diberikan kepada panti asuhan, komunitas tunanetra, loper koran, hingga pengemudi ojek perempuan.

Menurut Dini, nilai berbagi menjadi hal penting yang terus ditanamkan kepada siswa. “Kami ingin anak-anak memahami bahwa berbagi adalah bagian dari kehidupan. Suatu saat mereka juga akan menjadi pihak yang memberi manfaat bagi orang lain,” tuturnya.

Program ZIS yang dikelola secara transparan ini diharapkan dapat terus berkelanjutan, sekaligus menjadi sarana pembelajaran karakter bagi siswa dalam menumbuhkan empati dan kepedulian sosial.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....