Ingat Mati, Hidup Akan Lebih Teratur dan Bermakna

  • 15 Mar 2026 07:06 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Malang - Kesadaran akan kematian menjadi salah satu kunci agar manusia mampu menjalani hidup dengan lebih terarah. Hal tersebut disampaikan Ustadzah Hj. Dewi Latifah dalam program tausiyah Mutiara Pagi Pro 1 RRI Malang, Minggu (15/3/2026).

Dalam ceramahnya, ia mengutip pesan Malaikat Jibril yang pernah disampaikan kepada Nabi Muhammad SAW. Pesan tersebut berbunyi: “Hiduplah sesukamu, tetapi ingatlah bahwa engkau akan mati. Cintailah siapa pun yang engkau cintai, tetapi engkau akan berpisah dengannya. Dan lakukan apa saja yang engkau inginkan, tetapi engkau akan dimintai pertanggungjawaban atasnya.”

Menurut Dewi Latifah, pesan tersebut mengandung makna bahwa kehidupan dunia hanyalah sementara. Karena itu manusia perlu menyadari bahwa setiap perbuatan akan dimintai pertanggungjawaban di hadapan Allah SWT.

“Hidup di dunia ini hanya sebentar, ibarat orang mampir minum. Repotnya dunia tidak ada habisnya, tetapi jika kita ingat bahwa hidup hanya sementara, maka kita akan lebih bijak dalam menjalani kehidupan,” ungkapnya.

Ia menjelaskan bahwa dunia merupakan tempat ujian bagi manusia. Orang yang memahami hakikat dunia tidak akan terlalu berat menghadapi cobaan maupun musibah karena menyadari semuanya adalah bagian dari proses kehidupan.

“Jika kita memahami bahwa dunia adalah tempat ujian, maka kita akan lebih ringan menghadapi kesulitan. Semua masalah sebaiknya kita kembalikan kepada Allah dengan taubat dan tawakal,” jelasnya.

Selain itu, ia juga mengingatkan pentingnya terus menuntut ilmu agama agar kehidupan tetap berada di jalan yang benar. Menurutnya, pengajian dan majelis ilmu berperan penting untuk saling mengingatkan dalam kebaikan.

“Teruslah mengaji dan mencari ilmu agar ada yang mengingatkan kita. Dengan ilmu, kita sadar bahwa hidup ini tempat mencari bekal untuk kehidupan akhirat,” tutupnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....