Takut Neraka, Umat Diminta Kendalikan Nafsu dan Jauhi Maksiat

  • 15 Mar 2026 07:04 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Malang - Selain merindukan surga, umat Islam juga diajak menumbuhkan rasa takut terhadap siksa neraka sebagai pengingat agar tidak terjerumus dalam perbuatan maksiat.

Hal tersebut disampaikan Ustadzah Hj. Dewi Latifah dalam tausiyah program Mutiara Pagi Pro 1 RRI Malang. Ia menjelaskan bahwa rasa takut terhadap neraka seharusnya membuat seseorang mampu mengendalikan hawa nafsu dan menjauhi perbuatan yang dilarang agama.

“Barang siapa takut neraka maka ia akan menahan dirinya dari syahwat yang tidak baik. Ia tidak akan hidup seenaknya sendiri dan berhati-hati dalam setiap perbuatannya,” kata Ustadzah Dewi Latifah, Minggu (15/3/ 2026)

Ia juga mengingatkan bahwa meskipun dalam bulan Ramadan setan dibelenggu, namun manusia tetap bisa terjerumus dalam dosa karena dorongan hawa nafsu. Oleh sebab itu, pengendalian diri menjadi hal yang sangat penting.

“Sering kita dengar bahwa di bulan Ramadan setan dibelenggu, tetapi masih ada orang yang berbuat maksiat. Itu berarti yang harus diperangi adalah hawa nafsu kita sendiri. Caranya dengan memperbanyak istighfar dan membaca Al-Qur’an,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut ia juga menekankan pentingnya berbagi kepada sesama sebagai bekal kehidupan akhirat. Menurutnya, harta yang dimiliki manusia sejatinya hanya titipan yang harus dimanfaatkan untuk kebaikan.

“Jangan pelit ketika hidup di dunia. Keluarkan zakat, infaq, dan sedekah karena banyak saudara kita yang membutuhkan. Harta yang kita keluarkan di jalan Allah justru menjadi bekal di akhirat,” tuturnya.

Ia menegaskan bahwa kesadaran akan kehidupan akhirat akan membuat manusia lebih berhati-hati dalam bertindak. Dengan demikian, kehidupan akan lebih terarah dan jauh dari perbuatan yang merugikan diri sendiri maupun orang lain.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....