Sahur Praktis Tetap Bisa Bergizi Seimbang
- 11 Mar 2026 08:22 WIB
- Malang
RRI CO ID, Malang – Keterbatasan waktu saat sahur membuat sebagian masyarakat memilih makanan yang praktis, seperti makanan instan atau memanaskan kembali makanan yang dimasak pada malam sebelumnya. Cara ini memang sering dilakukan agar lebih cepat dan tidak perlu memasak terlalu lama di waktu sahur.
Ahli Gizi RSIA Galeri Candra Malang, Novel Enayana Putri, A.Md.Gz, mengatakan bahwa menyiapkan makanan lebih awal sebenarnya boleh dilakukan selama tetap memperhatikan keseimbangan gizi. “Memasak setelah selesai tarawih bisa menjadi solusi agar saat sahur tidak terburu-buru menyiapkan makanan,” jelas Novel dalam program Kurma (Kisah Unik Ramadan) PRO 1 RRI Malang, Senin (9/3/2026).
Menurutnya, masyarakat juga bisa memilih jenis masakan yang sederhana dan tidak membutuhkan waktu lama. “Cari menu yang simple seperti tumisan atau makanan yang direbus, sehingga tetap praktis tetapi gizinya tetap terpenuhi,” ujarnya.
Selain jenis makanan, porsi makan juga perlu diperhatikan saat sahur. Novel mengingatkan agar tidak makan dalam jumlah berlebihan dengan alasan takut cepat lapar saat puasa. “Saat sahur sebaiknya jangan terlalu banyak porsinya, yang penting komposisinya seimbang,” katanya.
Ia menegaskan bahwa sahur yang sehat tetap perlu mengandung karbohidrat, protein, sayur, serta cukup cairan agar tubuh memiliki energi yang cukup untuk beraktivitas selama menjalani ibadah puasa sepanjang hari.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....