Buka Puasa Bertahap Bantu Jaga Kesehatan Pencernaan
- 11 Mar 2026 08:10 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Malang - Kebiasaan “balas dendam” saat berbuka puasa masih sering dilakukan sebagian masyarakat. Setelah menahan lapar dan haus seharian, banyak orang langsung menyantap berbagai jenis makanan dalam jumlah besar. Padahal, cara berbuka seperti ini dapat berdampak kurang baik bagi kesehatan pencernaan.
Ahli Gizi RSIA Galeri Candra Malang, Novel Enayana Putri, A.Md.Gz, menjelaskan bahwa selama berpuasa sistem pencernaan bekerja lebih lambat karena tidak ada asupan makanan selama beberapa jam. Kondisi ini membuat lambung perlu waktu untuk kembali beradaptasi saat menerima makanan. “Saat puasa sistem pencernaan kita lebih lambat. Kalau langsung makan banyak, asam lambung bisa meningkat,” jelas Novel dalam program Kurma (Kisah Unik Ramadan) PRO 1 RRI Malang, Senin (9/3/2026).
Karena itu, para ahli gizi menganjurkan agar berbuka dilakukan secara bertahap. Diawali dengan minum air putih, kemudian makanan manis alami seperti kurma atau buah, sebelum akhirnya mengonsumsi makanan utama. “Berbuka secara bertahap membantu lambung beradaptasi sehingga tidak ‘syok’ setelah seharian tidak menerima makanan,” ujarnya.
Menurut Novel, jika seseorang langsung makan dalam jumlah banyak, beberapa keluhan pencernaan bisa muncul. “Efeknya bisa perut kembung, mual, bahkan refluks atau naiknya asam lambung,” katanya. Kondisi tersebut terjadi karena lambung harus bekerja lebih keras setelah lama tidak aktif.
Ia juga mengingatkan masyarakat untuk tetap memperhatikan keseimbangan gizi saat berbuka puasa. “Usahakan menu berbuka tetap seimbang, ada karbohidrat, protein, sayur, buah, serta cukup air putih. Hindari terlalu banyak makanan berminyak dan manis agar tubuh tetap sehat selama Ramadan,” pungkas Novel.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....