Daging Merah Unggul Protein, Lemak Perlu Dikontrol

  • 05 Mar 2026 07:58 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Malang – Konsumsi daging merah kerap meningkat selama Ramadan karena dianggap lebih mengenyangkan. Dosen Fakultas Pertanian dan Peternakan Universitas Muhammadiyah Kotabumi, Citra Nurma Yunita, S.Pt., M.Pt, menjelaskan bahwa secara umum daging sapi memang memiliki keunggulan dari sisi kandungan protein dan asam amino esensial yang lengkap. Hal itu disampaikannya dalam dialog Kurma (Kisah Unik Ramadan) di Pro 1 RRI Malang, Senin (2/3/2026). “Daging merah seperti sapi kaya protein, zat besi, dan merupakan sumber vitamin B12 yang baik, sehingga membantu mencegah lemas saat puasa,” jelasnya.

Namun, ia mengingatkan bahwa daging sapi juga memiliki kandungan lemak jenuh yang relatif lebih tinggi dibandingkan sumber protein lainnya. Jika dikonsumsi berlebihan, lemak jenuh dapat meningkatkan risiko penyakit metabolik dan gangguan jantung. “Boleh saja dikonsumsi saat Ramadan, tetapi porsinya perlu dikontrol dan pilih bagian yang lebih rendah lemak,” katanya. Pengolahan pun sebaiknya tidak digoreng agar tidak menambah asupan lemak berlebih.

Sementara itu, daging ayam dinilai sebagai alternatif yang lebih ringan. Kandungan proteinnya tinggi dan umumnya memiliki kadar lemak lebih rendah, terutama jika bagian kulit tidak dikonsumsi. Meski demikian, kandungan zat besi pada ayam memang lebih rendah dibandingkan daging sapi. “Ayam bisa menjadi pilihan aman untuk sahur karena proteinnya cukup tinggi dan lebih mudah dicerna,” ungkapnya.

Adapun ikan memiliki karakteristik gizi yang berbeda karena mengandung asam lemak omega-3 yang baik untuk kesehatan jantung dan otak. Jenis ikan seperti Salmon, Tuna, dan Ikan kembung dikenal kaya omega-3. Namun, Citra mengingatkan bahwa beberapa ikan berukuran besar berpotensi mengandung logam berat lebih tinggi. “Variasikan sumber protein dan pilih ikan yang segar serta aman agar manfaat gizinya optimal selama puasa,” pungkasnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....