Momentum Nuzulul Qur’an Perkuat Cinta Al-Qur’an
- 03 Mar 2026 06:23 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Malang – Menyambut peringatan Nuzulul Qur’an, dialog interaktif di Radio Republik Indonesia Programa 1 Malang menghadirkan pesan motivasi agar umat Islam semakin dekat dengan Al-Qur’an. Dalam program tersebut, Ustadz Drs. H. Moh. Rosyad, M.Si. mengajak pendengar menjadikan momen turunnya Al-Qur’an sebagai titik balik untuk memperkuat komitmen membaca, memahami, dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.
Menurutnya, memperingati Nuzulul Qur’an tidak cukup hanya dengan kegiatan seremonial, tetapi harus diiringi langkah nyata. “Kalau kita dalam proses mempelajari Al-Qur’an saja, pahalanya sudah luar biasa. Rasulullah bersabda, ‘Khairukum man ta’allamal Qur’aana wa ‘allamahu’ (Sebaik-baik kalian adalah yang mempelajari Al-Qur’an dan mengajarkannya),” ungkapnya, Selasa (3/3/2026). Ia menekankan bahwa setiap upaya mendekat kepada Al-Qur’an bernilai ibadah dan dicintai Allah SWT.
Ia juga mengutip hadis riwayat Muslim yang mendorong umat Islam untuk terus membaca Al-Qur’an. “Iqra’ul Qur’an fa innahu ya’ti yaumal qiyamati syafi’an li ashaabihi. Bacalah Al-Qur’an, karena sesungguhnya ia akan datang pada hari kiamat memberi syafaat bagi orang yang membacanya,” tuturnya. Pesan tersebut, menurutnya, menjadi penguat bahwa interaksi dengan Al-Qur’an bukan hanya bermanfaat di dunia, tetapi juga menjadi penolong di akhirat.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa Ramadan adalah momentum terbaik untuk mengumpulkan pahala melalui bacaan Al-Qur’an. “Rasulullah bersabda, siapa yang membaca satu huruf dari Al-Qur’an maka baginya satu kebaikan, dan satu kebaikan dilipatgandakan menjadi sepuluh. Alif Lam Mim bukan satu huruf, tetapi Alif satu huruf, Lam satu huruf, Mim satu huruf,” jelasnya. Ia menambahkan bahwa kemudahan meraih pahala ini menjadi bukti kasih sayang Allah kepada hamba-Nya.
Bahkan, lanjutnya, orang yang membaca Al-Qur’an dengan terbata-bata pun tidak perlu berkecil hati. “Tidak peduli lancar atau tidak. Yang terbata-bata justru mendapat dua pahala: pahala membaca dan pahala kesulitan,” tambahnya. Menutup dialog, ia berharap momentum Nuzulul Qur’an benar-benar menguatkan niat umat Islam untuk istiqamah bersama Al-Qur’an. “Baik Al-Qur’an maupun puasa kelak akan memberi syafaat. InsyaAllah menjadi penolong kita untuk masuk surga Allah SWT,” pungkasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....