Sidang Isbat Penentuan Awal Ramadan Digelar Selasa 17 Februari 2026
- 17 Feb 2026 09:36 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Malang - Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Malang, Dr. KH. Isroqunnajah, M.Ag. menyebut sidang isbat penentuan awal Ramadan digelar pada Selasa 17 Februari 2026. Pelaksanaan sidang nanti diselenggarakan oleh Kementerian Agama bertepatan dengan 29 Sya'ban.
Sementara di daerah lain melaksanakan rukyatul hilal di beberapa titik yang sudah ditentukan. Isroqunnajah menjelaskan bahwa tim rukyat diterjunkan dari beberapa perwakilan, tim tersebut berasal dari Kementerian Agama dan beberapa ormas Islam di Indonesia.
“Selasa sore itu kan tanggal 29 Sya'ban, dan akan dilaksanakan rukiyatul hilal dengan menerjunkan tim” ujarnya, Selasa (17/2/2026).
Pengamatan hilal di beberapa titik yang sudah ditentukan akan dilaksanakan sesaat setelah matahari terbenam.
Jika hilal terlihat, maka hari Rabu besok akan ditetapkan menjadi awal puasa Ramadan. Namun jika hilal tidak terlihat, maka bulan sya'ban akan digenapkan menjadi 30 hari.
Metode penentuan awal ramadan ini berlaku bagi yang mengikuti rukyatul hilal. Namun, keputusan akhir tetap diambil Kementerian Agama dalam sidang isbat usai laporan dari berbagai titik pengamatan hilal.
"Di Malang Raya sendiri, rukyatul hilal biasanya dilaksanakan di daerah pantai selatan," jelas Isroqunnajah.
Lokasi pengamatan meliputi daerah pesisir pantai Ngliyep dan Balekambang, Kabupaten Malang.
Selain itu, pengamatan hilal juga dilakukan di Surabaya, Gresik, Lamongan dan Tuban. Beberapa titik tersebut berada di gedung tinggi dan daerah pesisir pantai.
"Hasil rukyatul hilal dari berbagai daerah tersebut menjadi bahan pertimbangan dalam sidang isbat nanti," pungkas Isroqunnajah.
"Hasil rukyatul hilal dari berbagai daerah tersebut menjadi bahan pertimbangan dalam sidang isbat nanti," pungkas Isroqunnajah.
Pemerintah kemudian mengumumkan keputusan resmi setelah sidang isbat untuk menetapkan awal Ramadan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....