Bapanas dan Satgas Pangan Polresta Makota Sidak Pasar

  • 11 Feb 2026 09:24 WIB
  •  Malang
RRI.CO.ID, Malang - Menjelang bulan suci Ramadan 1447 H, Badan Pangan Nasional (Bapanas) bersama Satgas Saber Pangan Polresta Malang Kota melakukan inspeksi mendadak (sidak) bahan pokok penting (bapokting) di Pasar Bunulrejo, Jalan Hamid Rusdi, Kecamatan Blimbing, Kota Malang.

Sidak dipimpin langsung Kasatgas Pangan Polresta Malang Kota AKP Rahmad Aji Prabowo bersama tim Bapanas dengan menyasar sedikitnya lima pedagang, termasuk toko sembako yang menjual beras, minyak goreng, daging, telur, cabai, bawang merah, dan bawang putih.

Pemeriksaan meliputi ketersediaan stok, kualitas barang, serta kesesuaian harga dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah.

“Sidak bapokting ini merupakan langkah antisipatif Polri dalam menjaga stabilitas pangan sekaligus kondusivitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) menjelang Ramadan,” ujarnya, Selasa (10/2/2026).

Dalam sidak ini, tim menyasar pedagang beras, minyak goreng, daging, dan kebutuhan bapokting lainnya agar distribusi berjalan lancar serta tidak ada permainan harga yang merugikan masyarakat.

“Jika ditemukan pelanggaran, akan dilakukan pembinaan, pemanggilan, hingga penegakan hukum apabila pelanggaran diulang,” tegasnya.

Ia menambahkan, pengawasan pasar merupakan bagian dari pelayanan kepada masyarakat dan akan terus dilakukan secara berkala agar situasi pasar tetap kondusif dan masyarakat tidak terbebani saat memenuhi kebutuhan puasa.

Sementara itu, Kepala Subbagian Tata Usaha Deputi Penganekaragaman Konsumsi dan Keamanan Pangan Bapanas, Puspa Dewi, menjelaskan bahwa sidak bertujuan memastikan stabilisasi harga dan pasokan pangan menjelang Ramadan hingga Idulfitri.

“Sebanyak 14 komoditas kami pantau, antara lain beras, cabai, bawang merah dan bawang putih, daging ayam, telur, serta komoditas pangan lainnya. Tujuannya untuk memastikan pasokan aman dan harga tetap stabil,” jelasnya.

Hasil pemantauan sementara menunjukkan kondisi pasar relatif aman dan terkendali, tanpa ditemukan kelangkaan maupun lonjakan harga yang signifikan. Pemantauan akan terus dilakukan agar pasokan terjamin dan harga tetap sesuai HET hingga Ramadan dan Lebaran.
⁠⁠⁠⁠⁠⁠⁠
Kanit Tipidter Polresta Malang Kota, Ipda Suryantara Adi mengingatkan distributor dan pedagang agar tidak melakukan penimbunan. Selain melanggar hukum, praktik tersebut dapat memicu kelangkaan dan ketidakstabilan harga.

Supri, salah seorang penjual beras di Pasar Bunulrejo, mengungkapkan bahwa saat ini beras premium relatif sulit didapat.

“Dua minggu terakhir, beras premium seperti merek Lahap, Bintang, Mentari, dan Lombok agak susah. Namun harganya masih stabil di kisaran Rp77 ribu hingga Rp78 ribu per kemasan,” ujarnya.




google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....