Nobar Piala Dunia 2026, Peluang UMKM Malang Tingkatkan Pendapatan
- 21 Jun 2026 06:45 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Malang – Pemerintah Kota Malang mendorong masyarakat memanfaatkan momentum Piala Dunia 2026 untuk menggerakkan perekonomian daerah, terutama bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menyebut ajang sepak bola dunia yang berlangsung mulai 11 Juni 2026 itu tidak hanya menjadi hiburan bagi masyarakat, tetapi juga peluang bagi pelaku usaha untuk meningkatkan pendapatan.
Menurut Wahyu, kegiatan nonton bareng (nobar) yang digelar kafe, tempat usaha, maupun ruang publik dapat menjadi strategi pemasaran sekaligus mendorong perputaran ekonomi.
“Piala dunia ini jadi peluang bagi kita, bagi masyarakat, bagi pelaku UMKM. Saya yakin semuanya mendapat benefit dari ini. Kalau dari aspek ekonomi, pelaku UMKM mendapat kesempatan meningkatkan pendapatan lewat nobar,” kata Wahyu, Sabtu, 20 Juni 2026
Ia mengatakan, penyelenggaraan nobar di Kota Malang juga mengacu pada kebijakan pemerintah pusat melalui Surat Edaran Menteri Dalam Negeri. Selain aspek ekonomi, kegiatan tersebut diharapkan dapat memperkuat kebersamaan dan sportivitas masyarakat.
Pemkot Malang sebelumnya telah menggelar nobar Piala Dunia pada Senin (15/6). Wahyu juga menginstruksikan ASN di lingkungan Pemkot Malang mengenakan jersey sepak bola setiap Jumat selama momentum Piala Dunia berlangsung.
“Dengan ini, gerak roda ekonomi pelaku UMKM akan berputar karena antusiasme konsumen,” ujarnya.
Wahyu mengingatkan penyelenggara nobar tetap menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan. Ia meminta pelaku usaha berkoordinasi dengan aparat agar kegiatan hiburan tersebut tetap berjalan kondusif.
“Kafe atau warung nongkrong tetap menjaga ketertiban dan keamanan. Koordinasikan dengan aparat terkait agar suasana hiburan ini tidak mengganggu masyarakat lain,” tuturnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....