Indonesia Tembus Final Piala Dunia lewat Trionda

  • 19 Jun 2026 15:20 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID – Malang: Indonesia kembali mencatatkan prestasi membanggakan di panggung olahraga internasional menjelang partai puncak Piala Dunia 2026. Bola resmi yang akan digunakan pada laga final turnamen sepak bola terbesar dunia tersebut diketahui diproduksi di Indonesia.

Bola bernama Adidas Trionda itu menjadi simbol kemampuan industri manufaktur nasional dalam memenuhi standar tinggi kompetisi sepak bola kelas dunia. Kepercayaan yang diberikan kepada Indonesia menunjukkan kualitas produksi dalam negeri semakin mendapat pengakuan internasional.

Dilansir dari Bola.net, Jumat (19/6/2026), Adidas Trionda hadir dengan teknologi mutakhir yang mendukung jalannya pertandingan modern. Bola tersebut dibekali sensor elektronik yang tertanam di bagian dalam untuk membantu perangkat pertandingan mengambil keputusan lebih akurat.

Produksi bola ini dilakukan di kawasan industri Kabupaten Madiun, Jawa Timur, yang selama bertahun-tahun menjadi salah satu pusat manufaktur bola sepak berstandar internasional. Pabrik yang mengantongi lisensi resmi dari Adidas tersebut juga pernah memproduksi sejumlah bola untuk kompetisi sepak bola dunia sebelumnya.

Proses pembuatan satu bola melibatkan puluhan tahapan, mulai dari pemotongan panel, pencetakan desain, perakitan, hingga pengujian kualitas. Setiap bola harus melewati serangkaian pemeriksaan ketat untuk memastikan bentuk, berat, pantulan, dan daya tahannya sesuai standar FIFA.

Pada tahap perakitan, panel-panel bola direkatkan menggunakan teknologi khusus yang dirancang untuk meningkatkan kestabilan bentuk dan performa saat digunakan dalam pertandingan. Setelah itu, bola menjalani uji tekanan udara, keseimbangan, serta ketahanan terhadap berbagai kondisi cuaca.

Keunggulan Adidas Trionda tidak hanya terletak pada kualitas produksinya, tetapi juga pada teknologi yang dibawanya. Sensor yang tertanam di dalam bola mampu mengirimkan data secara real-time ke ruang Video Assistant Referee (VAR) selama pertandingan berlangsung.

Data yang dikumpulkan digunakan untuk membantu proses verifikasi berbagai situasi penting di lapangan, termasuk penerapan offside semi otomatis. Teknologi tersebut juga membantu mendeteksi sentuhan bola secara lebih presisi dalam sejumlah momen krusial pertandingan.

Keberadaan perangkat elektronik di dalam bola membuat Adidas Trionda membutuhkan sumber daya listrik agar seluruh sistem dapat berfungsi optimal. Karena itu, bola harus melalui proses pengisian daya sebelum digunakan pada pertandingan resmi.

Di balik kemegahan partai final yang akan disaksikan jutaan pasang mata di seluruh dunia, Indonesia memiliki alasan tersendiri untuk berbangga. Bola yang digunakan para pemain terbaik dunia pada laga puncak tersebut merupakan hasil karya tenaga kerja Indonesia yang diproduksi di Madiun dan telah memenuhi standar internasional.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....