Pemkot Probolinggo Gelar Nobar Pildun 2026, Spanyol Ditahan Imbang Tanjung Verde

  • 16 Jun 2026 19:35 WIB
  •  Malang

RRI. CO. ID, Probolinggo – Pemerintah Kota Probolinggo menggelar kegiatan nonton bareng (nobar) pertandingan Piala Dunia 2026 antara Spanyol melawan Tanjung Verde di GOR A. Yani, Senin (15/6/2026) malam. Kegiatan bertajuk Bola Gembira tersebut menjadi ajang mempererat kebersamaan sekaligus memberikan hiburan bagi masyarakat pecinta sepak bola.

Nobar dihadiri Wali Kota Probolinggo, dr. Aminuddin, Sekretaris Daerah Budiono Wirawan, sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Probolinggo, serta masyarakat yang memadati lokasi acara.

Pertandingan berlangsung cukup menarik. Pada babak pertama, Tanjung Verde mampu mengimbangi permainan Spanyol yang lebih diunggulkan. Tim Matador hanya mampu menciptakan beberapa peluang, salah satunya melalui tendangan Ferran Torres yang membentur mistar gawang.

Sementara itu, Tanjung Verde yang menjalani debut di ajang Piala Dunia beberapa kali mengandalkan serangan balik untuk mengancam pertahanan Spanyol, meski belum mampu menghasilkan peluang berbahaya.

Memasuki babak kedua, Spanyol terus menekan pertahanan Tanjung Verde. Pelatih Spanyol bahkan memasukkan pemain muda andalan seperti Lamine Yamal dan Nico Williams untuk meningkatkan daya serang. Namun, disiplin lini pertahanan Tanjung Verde membuat berbagai upaya Spanyol gagal membuahkan gol.

Hingga peluit panjang dibunyikan, pertandingan berakhir dengan skor 0-0. Hasil tersebut membuat kedua tim harus berbagi satu poin pada laga perdana Grup H.

Usai pertandingan, Wali Kota Probolinggo dr. Aminuddin mengapresiasi antusiasme masyarakat yang hadir dalam kegiatan nobar. Menurutnya, kegiatan serupa berpotensi kembali digelar pada pertandingan-pertandingan berikutnya.

"Kita lihat nanti jadwal pertandingan selanjutnya. Untuk awal-awal ini kita gelar nobar pada pukul 23.00 WIB. Sebagian besar pertandingan berlangsung dini hari sehingga perlu mempertimbangkan aktivitas masyarakat yang harus bekerja keesokan harinya. Mungkin pada laga semifinal atau final nanti kita bisa menggelar nobar pada waktu dini hari," ujarnya.

Terkait hasil pertandingan, Aminuddin menilai Spanyol sebenarnya lebih diunggulkan secara kualitas. Namun strategi bertahan yang diterapkan Tanjung Verde mampu meredam agresivitas Spanyol dan memaksa salah satu tim favorit tersebut berbagi angka.

"Di atas kertas Spanyol memang lebih unggul. Tetapi di lapangan Tanjung Verde bermain disiplin dan menerapkan pertahanan yang cukup baik sehingga mampu menahan imbang Spanyol," katanya.

Melalui kegiatan Bola Gembira, Pemerintah Kota Probolinggo berharap dapat menghadirkan ruang kebersamaan dan hiburan bagi masyarakat sekaligus meningkatkan semangat persatuan melalui olahraga sepak bola.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....