Speed Jump Sirkuit Pikatan Blitar Jadi Tantangan Pembalap

  • 01 Agt 2026 12:04 WIB
  •  Malang
RRI. CO. ID, Malang – Karakter Sirkuit Pacuan Kuda Pikatan, Wonodadi, Blitar, diprediksi menjadi tantangan tersendiri bagi para pembalap yang tampil pada Putaran 1 Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Jawa Timur Motocross & Grasstrack Open Championship Iwak Nassi Seriess 2026. Lintasan yang panjang dengan banyak speed jump menuntut pembalap memiliki kemampuan teknik, fisik, dan konsentrasi yang prima.
Owner Nugroho Motocross Training (NMT) sekaligus Ketua IMI Kabupaten Kediri, Tri Priyo Nugroho, mengatakan karakter sirkuit di Blitar mengharuskan pembalap terus melaju dalam kecepatan tinggi. Karena itu, persiapan yang matang menjadi faktor penting untuk meraih hasil maksimal.
"Karakter Sirkuit Pacuan Kuda Pikatan memiliki lintasan yang cukup panjang dengan banyak speed jump, sehingga para pembalap akan terus bermain pada kecepatan tinggi. Karena itu, seluruh pembalap NMT diharapkan dapat mempersiapkan diri dengan baik dan tetap fokus selama balapan agar mampu menghadapi karakter lintasan tersebut dengan maksimal," ujar Tri Sabtu (1/8/2026).
Menurut Tri, selain kesiapan teknik dan kondisi motor, faktor konsentrasi juga menjadi kunci agar pembalap dapat melewati setiap rintangan di lintasan dengan aman dan cepat.
Untuk menghadapi tantangan tersebut, NMT telah membekali para pembalap dengan latihan fisik, teknik berkendara, hingga penyetelan motor sebelum turun berlaga pada seri pembuka Kejurprov Jatim.
"Persiapan dilakukan seperti biasa, dimulai dengan latihan fisik dan latihan teknik. Setelah itu dilakukan persiapan serta penyetelan (setting) motor sesuai kebutuhan. Menjelang balapan, motor akan kembali dipersiapkan agar siap digunakan saat perlombaan," katanya.
Tri menilai setiap seri Kejurprov menjadi ajang penting untuk mengasah kemampuan pembalap dalam menghadapi berbagai karakter lintasan. Pengalaman bertanding di sirkuit yang menantang akan menjadi bekal berharga sebelum melangkah ke tingkat yang lebih tinggi.
"Menurut saya, penyelenggaraan Kejurprov memiliki peran yang sangat penting sebagai bagian dari regenerasi pembalap nasional. Meskipun sebagian besar masih menggunakan sirkuit non permanen, aspek keselamatan harus menjadi perhatian utama, mulai dari kondisi lintasan, jarak pengamanan, hingga keamanan penonton agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan," pungkas Tri.(Javier).
google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....