Piala Panglima TNI 2026 Resmi Ditutup, 3.050 Karateka Ikuti Pertandingan

  • 01 Okt 2026 10:54 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Malang — Open Tournament Karate Piala Panglima TNI 2026 resmi berakhir di GOR Ken Arok, Kota Malang, Rabu (30/9/2026). Kejuaraan dalam rangka HUT ke-81 TNI ini diikuti 3.050 karateka dari berbagai daerah di Indonesia.

Turnamen yang berlangsung sejak 28 September tersebut mempertandingkan 3.175 kelas dan diikuti 152 kontingen. Selama tiga hari, para atlet bersaing dalam berbagai kelas sekaligus menunjukkan kemampuan, disiplin dan sportivitas di arena pertandingan.

Dalam klasemen umum, Petarung Korem 082/CPYJ keluar sebagai Juara Umum I setelah mengoleksi 20 medali emas, 16 perak dan 15 perunggu.

Posisi Juara Umum II ditempati Kodiklatal dengan raihan 13 emas, 18 perak dan 19 perunggu. Sementara Kodam III/Siliwangi berada di posisi ketiga dengan 9 emas, 2 perak dan 8 perunggu.

Untuk kategori TNI/Polri, Karate Bhayangkara Presisi menjadi juara pertama dengan perolehan 9 emas, 7 perak dan 10 perunggu. Juara kedua diraih Kodam III/Siliwangi dengan 4 emas, 1 perak dan 2 perunggu, sedangkan posisi ketiga ditempati Korps Brimob dengan 1 emas, 2 perak dan 3 perunggu.

Panglima Divisi Infanteri 2 Kostrad Mayjen TNI Primadi Saiful Sulun mengapresiasi seluruh atlet, pelatih, official, wasit dan panitia yang telah mendukung pelaksanaan kejuaraan. Ia meminta atlet yang belum meraih podium tidak menjadikan hasil pertandingan sebagai alasan untuk berhenti berlatih.

“Jadikan kejuaraan ini sebagai pelajaran untuk meningkatkan motivasi dan kemampuan.”katanya , Kamis 1 Oktober 2026.

Menurutnya, kemenangan maupun kekalahan merupakan bagian dari proses pembinaan seorang atlet. Setiap pertandingan dapat menjadi bahan evaluasi untuk mempertahankan kelebihan sekaligus memperbaiki kekurangan.

Selain persaingan meraih prestasi, Piala Panglima TNI 2026 juga menjadi ajang mempertemukan karateka dari berbagai daerah. Pangdivif 2 Kostrad berharap pengalaman tersebut dapat memperkuat persahabatan dan menjadi bekal menghadapi kejuaraan berikutnya.

“Jaga silaturahmi dan terus berbagi pengalaman. Apa yang didapat selama mengikuti kejuaraan ini hendaknya menjadi bekal untuk terus meningkatkan kemampuan dan meraih prestasi pada kejuaraan-kejuaraan berikutnya,” ungkapnya.

Penutupan turnamen turut dihadiri sejumlah pejabat, di antaranya Kapolda Jatim, Danpoltekad, Danlanud Abd Saleh, Kasdivif 2 Kostrad, Irdivif 2 Kostrad, Danrem 082/CPYJ, Kapolresta Malang Kota, Kasrem 083/BDJ, Dandim 0833 Malang serta perwakilan PB Forki.

Berakhirnya pertandingan di GOR Ken Arok menjadi penutup rangkaian Piala Panglima TNI 2026 sekaligus momentum bagi para karateka untuk melanjutkan pembinaan dan meningkatkan prestasi di ajang berikutnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....