Wali Kota Probolinggo, Dorong Pengembangan Olahraga Kurash

  • 13 Sep 2026 20:03 WIB
  •  Malang

RRI. CO. ID, Probolinggo - Wali Kota Probolinggo Aminuddin membuka Kejuaraan Olahraga Kurash Wali Kota Probolinggo Cup I Tahun 2026 di GOR Mastrip, Sabtu 12 September 2026.

Kejuaraan olahraga bela diri tradisional asal Uzbekistan tersebut diikuti 19 kontingen dari berbagai kabupaten/kota di Jawa Timur. Ajang ini menjadi momentum untuk mengenalkan sekaligus mengembangkan olahraga kurash, khususnya di Kota Probolinggo.

Wali Kota Probolinggo Aminuddin mengapresiasi penyelenggaraan kejuaraan yang dinilai dapat membuka kesempatan bagi masyarakat untuk lebih mengenal olahraga kurash.

“Saya juga baru tahu ada olahraga kurash. Dan, ternyata cukup banyak diminati oleh kalangan muda. Bukan main ini tadi saya hitung ada 19 Kabupaten/Kota se-Jawa Timur yang ikut, saya ucapkan selamat datang di kota kami tercinta,” ujar Aminuddin, Minggu (13/9/2026).

Menurutnya, kejuaraan kurash tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga memiliki peran dalam membentuk karakter generasi muda. Olahraga bela diri tersebut mengajarkan keberanian, kedisiplinan, konsentrasi, serta sportivitas.

“Saya rasa kegiatan kejuaraan ini bukan hanya menghadirkan kompetisi, tetapi juga menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk lebih mengenal secara jelas terhadap salah satu olahraga yang mungkin masih awam,” imbuhnya.

Aminuddin berharap Kejuaraan Wali Kota Probolinggo Cup I menjadi langkah awal bagi perkembangan olahraga kurash di Kota Probolinggo. Pembinaan secara berkelanjutan diharapkan mampu melahirkan atlet-atlet muda potensial.

Ia juga berpesan kepada seluruh peserta untuk menjunjung tinggi sportivitas dan menghormati seluruh pihak yang terlibat dalam pertandingan.

Kejuaraan yang berlangsung selama dua hari hingga Minggu 13 September 2026 ini mempertandingkan sejumlah kategori, mulai kelas pemula, kadet, junior hingga yunior.

Sebanyak 19 kontingen dari berbagai daerah di Jawa Timur ambil bagian, di antaranya Kabupaten Probolinggo, Banyuwangi, Blitar, Lamongan, Sidoarjo, Gresik, Mojokerto, Jember, Malang, Bojonegoro, Kabupaten Pasuruan, Bangkalan, Pamekasan, serta Kota Malang, Kota Pasuruan, Surabaya dan Kota Madiun.

Sementara itu, Plt Ketua Umum Federasi Kurash Indonesia (FERKUSHI) Jawa Timur Didik Supriadi mengatakan, kejuaraan tingkat daerah penting untuk meningkatkan pengalaman bertanding para atlet.

“Kejuaraan seperti ini sangat penting untuk memberikan jam terbang kepada atlet. Mereka tidak hanya membutuhkan latihan, tetapi juga pengalaman bertanding agar mental, teknik dan kemampuan bertandingnya semakin matang,” kata Didik.

Ia berharap Kejuaraan Wali Kota Probolinggo Cup dapat menjadi agenda berkelanjutan sekaligus menjadi wadah untuk menemukan dan mengembangkan atlet-atlet kurash potensial dari berbagai daerah.

Didik juga mengingatkan para atlet agar tetap menjunjung sportivitas selama bertanding dan menjadikan setiap pertandingan sebagai bagian dari proses untuk meningkatkan kemampuan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....