Siswa SMK PGRI 3 Malang Raih Juara III Kapolri Cup E-Sport
- 10 Sep 2026 18:00 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Malang — Siswa SMK PGRI 3 Kota Malang turut mengantarkan tim Polda Jawa Timur meraih juara III Kapolri Cup E-Sport tingkat nasional. Kompetisi tersebut mempertemukan perwakilan dari 34 provinsi.
Salah satu pemain dalam tim tersebut adalah Al Hazby Lazuardy Yahya, siswa kelas XII Jurusan Elektronika Industri SMK PGRI 3 Kota Malang. Ia bersama rekan-rekannya harus melewati kompetisi berjenjang mulai tingkat Polres hingga Polda Jawa Timur sebelum tampil di tingkat nasional.
“Awalnya kami mengikuti seleksi di tingkat Polres. Setelah menjadi juara, kami mewakili Polres untuk bertanding di tingkat Polda. Di tingkat Polda kami berhasil menjadi juara sehingga berkesempatan mewakili Polda Jawa Timur di tingkat nasional,” jelas Al Hazby. Kamis 10 September 2026.
Tim Polda Jawa Timur diperkuat lima pemain dari sejumlah sekolah, termasuk SMK PGRI 3 Kota Malang, SMK Negeri 4 Malang, dan SMK Mediatama. Persaingan di tingkat Polda menjadi salah satu tantangan sebelum mereka melaju ke Jakarta untuk menghadapi kompetisi nasional.
| Baca juga: Tuan Rumah, FORKI Malang Raih 7 Emas |
Al Hazby menyebut salah satu lawan terberat di tingkat Polda adalah tim dari Kabupaten Jember yang dinilai memiliki pengalaman dan prestasi di berbagai kompetisi e-sport.
“Jember menjadi salah satu lawan terberat. Mereka sudah memiliki pengalaman dan pernah menjadi juara nasional. Namun, kami mendapat dukungan dari pelatih sehingga lebih siap secara mental maupun strategi,” katanya.
Di tingkat nasional, tim Polda Jatim juga langsung menghadapi tim Bali pada babak awal. Kemenangan dalam pertandingan tersebut menjadi modal penting bagi tim untuk menjaga kepercayaan diri hingga babak berikutnya.
“Kami langsung bertemu Bali. Pertandingan itu cukup menentukan mental kami. Alhamdulillah, kami bisa memenangkan pertandingan dan melanjutkan ke babak berikutnya,” ujar Al Hazby.
Anggota tim lainnya, M. Muhammad Marfiano Putra Attala, mengatakan dirinya bergabung setelah direkrut untuk memperkuat tim yang sebelumnya mewakili Polres Batu. Tim tersebut kemudian berhasil menjadi juara pada kualifikasi tingkat Polda Jawa Timur.
“Saya sebenarnya berasal dari Kabupaten Malang, kemudian direkrut untuk memperkuat tim yang mewakili Polres Batu. Kami mengikuti kualifikasi dan berhasil menjadi juara pertama sehingga bisa mewakili Polda Jawa Timur,” ungkapnya.
Marfiano mengaku keberhasilan meraih juara III nasional menjadi pengalaman berharga. Ia menargetkan dapat kembali tampil dan meraih hasil lebih tinggi pada kompetisi berikutnya.
“Alhamdulillah, kami bisa meraih juara III tingkat nasional. Ini menjadi pengalaman yang sangat berharga. Tahun depan kami akan mencoba kembali dan menargetkan juara pertama,” katanya.
Sementara itu, Kepala SMK PGRI 3 Kota Malang, Dr. M. Lukman Hakim, S.T., M.M., mengatakan sekolah terus memberikan ruang bagi siswa untuk mengembangkan talenta di berbagai bidang, termasuk e-sport.
Menurutnya, kemampuan akademik perlu berjalan beriringan dengan keterampilan dan soft skill. Karena itu, siswa didorong mengikuti kegiatan sesuai minat dan bakat, baik di bidang olahraga, seni, teknologi, kepemimpinan maupun e-sport.
“Kami fokus pada penguatan talenta anak-anak agar mereka dapat mengembangkan potensi dan meraih prestasi, baik akademik maupun nonakademik. Keduanya harus berjalan seimbang,” ujarnya.
Ia menambahkan, berbagai kompetisi juga menjadi sarana bagi siswa untuk mengasah kerja sama, komunikasi, kedisiplinan, kreativitas, serta mental berkompetisi sebagai bekal menghadapi dunia kerja maupun pendidikan lanjutan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....