Atlet Panahan Akui Cuaca Jadi Tantangan Kejurda

  • 12 Apr 2026 18:33 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Malang – Atlet peserta Kejuaraan Daerah (Kejurda) panahan Perpani ke-5 Kabupaten Malang mengaku menghadapi tantangan cuaca saat bertanding di Lapangan Tembak Bedali, Lawang.

Salah seorang peserta, Sabrina Fania Rizki, mengatakan persiapan telah dilakukan secara intensif sebelum mengikuti kejuaraan. Ia mengaku menjalani latihan rutin setiap hari dengan volume tinggi.

“Latihan setiap hari, 2 sampai 3 sesi, sekitar 100 anak panah,” ujarnya usai bertanding, Minggu 12 April 2026.

Fania menyebut persaingan di kejuaraan cukup ketat karena diikuti banyak klub panahan di Kabupaten Malang. Sejumlah klub besar turut ambil bagian, sehingga meningkatkan level kompetisi.

“Pasti ada lawan terberat di setiap lomba,” katanya.

Ia juga mengungkapkan tantangan utama di lapangan adalah kondisi cuaca yang tidak menentu. Meski angin saat lomba relatif stabil, perubahan cuaca tetap memengaruhi performa atlet.

“Cuaca tidak menentu, kadang anginnya juga kurang stabil,” ungkapnya.

Sementara itu, atlet lainnya, Alicia Giranti Parasyantik, mengaku melakukan persiapan dengan latihan rutin baik di klub maupun secara mandiri di rumah.

“Setiap Minggu latihan di klub, di rumah juga latihan pagi dan sore,” jelasnya.

Menurut Alicia, persaingan antar atlet relatif merata karena mayoritas peserta berasal dari wilayah yang sama. Namun, hal itu tidak mengurangi intensitas pertandingan.

“Rata-rata kemampuannya, karena dari Kabupaten Malang semua,” katanya.

Ia menambahkan, kondisi panas di lapangan menjadi tantangan tersendiri selama bertanding, meski angin saat itu cenderung stabil.

“Yang paling terasa panasnya, panas banget,” ujarnya.

Para atlet berharap kejuaraan ini menjadi bekal untuk menghadapi ajang yang lebih tinggi, termasuk kejuaraan provinsi mendatang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....