Pemerintah Kota Malang memberikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Kejurcab Orado Cup 2026 (Foto:RRI/ Rizky)
RRI.CO.ID, Malang - Pemerintah Kota Malang memberikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Kejurcab Malang Orado Cup 2026. Kegiatan ini dinilai sebagai langkah positif dalam mengembangkan cabang olahraga berbasis strategi di daerah.
Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Kadisporapar) Kota Malang, Baihaqi, menegaskan komitmen tersebut. “Kami dari Pemerintah Kota Malang sangat memberikan apresiasi, mendukung terhadap terselenggaranya Kejurcab Malang Orado Cup di tahun 2026,” ujarnya, Minggu (29/3/2026).
Ia berharap setelah kejuaraan ini, ekosistem orado di Kota Malang dapat terbentuk dengan lebih baik. Pembinaan yang terstruktur dinilai penting untuk menjaga keberlanjutan olahraga tersebut.
Selain itu, Baihaqi juga menyoroti pentingnya sosialisasi orado kepada kalangan pelajar. Hal ini sejalan dengan arahan Ketua DPRD Kota Malang untuk menjangkau generasi muda sejak dini.
“Harapan kami nanti setelah Kejurcab ini, kemudian ekosistem orado terbentuk dengan baik di Kota Malang, kemudian sebagaimana arahan Ibu Ketua DPRD untuk mensosialisasikan ke anak-anak didik,” katanya. Ia menambahkan bahwa pembinaan akan difokuskan pada usia di bawah 18 tahun.
Menurutnya, kelompok usia tersebut akan menjadi prioritas dalam pembentukan atlet masa depan. “Karena yang kita jaring nanti untuk jalur pembinaan di bawah usia 18 tahun, yang itu nanti akan kita bina menjadi atlet-atlet orado di masa-masa yang akan datang,” jelasnya.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa orado perlu terus disosialisasikan kepada masyarakat luas. Hal ini penting untuk mengubah persepsi negatif yang masih melekat pada permainan tersebut.
“Bahwa yang tadi ada yang bertanya image-nya negatif, saya pikir tidak karena semua itu tergantung dari mindset kita,” ungkapnya. Ia juga menilai orado berpotensi menjadi olahraga populer karena tidak membutuhkan biaya besar.
Baihaqi menambahkan bahwa orado dapat memberikan dampak positif bagi generasi muda. “Ini bisa memberikan dampak positif, menambah kesibukan dari anak-anak didik kita, supaya lebih ke arah-arah yang lebih baik lagi,” pungkasnya.