Ketua ISSI Kota Batu Komitmen Majukan Prestasi Cabor
- 05 Jan 2026 12:40 WIB
- Malang
KBRN, Batu : Ketua Ikatan Sport Sepeda Indonesia (ISSI) Kota Batu yang baru, Agung Sugiono, langsung bergerak cepat usai dilantik. Ia memilih turun ke lapangan dan bertemu langsung dengan para atlet sepeda serta orang tua mereka untuk menyerap aspirasi sejak awal masa kepemimpinannya.
Dialog yang berlangsung di Desa Sumberejo, Kecamatan Batu, menjadi ruang terbuka bagi para wali atlet menyampaikan berbagai keluhan.
Persoalan utama yang mencuat adalah keterbatasan sarana latihan, terutama lintasan BMX. Meski berlatih dengan fasilitas seadanya, para atlet tetap menunjukkan komitmen tinggi untuk berprestasi dan membawa nama Kota Batu ke berbagai ajang.
Salah satu wali atlet menyebut, keterbatasan tidak menyurutkan semangat latihan. Anak-anak tetap berlatih secara rutin dan mampu mencatatkan prestasi di sejumlah kejuaraan.
Cabang olahraga sepeda Kota Batu sendiri dikenal memiliki reputasi kuat di tingkat nasional. Bahkan, atlet dari sejumlah daerah seperti Mojokerto, Surabaya, hingga Kabupaten Malang memilih berlatih di Kota Batu. Para wali atlet menilai, jika sirkuit BMX dibangun, sport center akan lebih hidup dan berpotensi mendongkrak kunjungan, terutama saat penyelenggaraan event.
Menurut mereka, setiap kejuaraan biasanya mendatangkan banyak peserta beserta pendamping yang sudah datang beberapa hari sebelum lomba, sehingga berdampak langsung pada sektor pariwisata.
Pelatih ISSI Kota Batu, Hildan Afosma Katana, menegaskan bahwa keterbatasan fasilitas tidak berbanding lurus dengan capaian prestasi. Ia mencontohkan, dari trek sederhana seperti Trek Mbah Patok, atlet BMX Kota Batu mampu menjuarai kejuaraan nasional kelompok umur. Selain itu, Kota Batu juga melahirkan atlet juara nasional dan Asia untuk nomor downhill.
"Keberadaan lintasan BMX berstandar nasional sudah cukup untuk memperkuat pembinaan, terutama bagi atlet usia dini," kata Afos, Senin (5/1/2026).
Selain sirkuit, para wali atlet juga menyampaikan kebutuhan pendukung lain, seperti kendaraan untuk mobilisasi atlet dan sepeda, serta rencana pembangunan pump track di kawasan Songgokerto.
Menanggapi hal tersebut, Agung Sugiono mengaku tersentuh dengan kegigihan para atlet dan orang tua yang tetap bertahan di tengah keterbatasan.
"Kami komitmen untuk berupaya semaksimal mungkin agar atlet sepeda Kota Batu mendapatkan wadah yang layak dan mampu bersaing hingga level internasional," ujarnya.
Agung juga mengungkapkan bahwa rencana pembangunan lintasan BMX sebenarnya pernah dibahas di DPRD, termasuk aspek penganggarannya. Namun keterbatasan waktu membuat program tersebut belum sempat direalisasikan.
Ia menegaskan akan kembali mempelajari dan memperjuangkan rencana tersebut, baik di wilayah Songgokerto maupun kawasan sport center, dengan menyesuaikan arah pembangunan Kota Batu. Meski belum bisa direalisasikan dalam waktu dekat, ia berharap proyek tersebut dapat terwujud pada 2027.
Selain lintasan BMX, Agung juga menyampaikan rencana pengadaan alat kebugaran serta penambahan unit sepeda pada 2027 guna menunjang peningkatan prestasi atlet.
Sebagai bentuk keseriusan, Agung tidak hanya berdialog, tetapi juga meninjau langsung lokasi latihan atlet ISSI Kota Batu, mulai dari Trek Mbah Patok di Songgoriti hingga area Jalan Trunojoyo dekat landing paralayang. Dari kunjungan tersebut, ia ingin mendapatkan gambaran nyata kondisi pembinaan di lapangan.
Ia mengakui fasilitas latihan di Kota Batu masih tertinggal dibanding daerah lain. Namun, ia mengapresiasi semangat juang atlet dan pelatih yang tetap konsisten berlatih. Ke depan, ia mengajak seluruh pengurus ISSI untuk solid dan bersama-sama membenahi pembinaan demi kemajuan olahraga sepeda di Kota Batu.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....