PODSI Kabupaten Malang Gencar Cetak Atlet Dayung Berprestasi
- 13 Nov 2025 19:50 WIB
- Malang
KBRN, Malang : Pelatih Dayung Kabupaten Malang Hans Auna menegaskan, bahwa proses regenerasi atlet dilakukan melalui latihan terarah dan konsisten sejak usia dini. Hal ini sebagai upaya pembinaan atlet untuk melahirkan generasi pedayung yang tangguh dan berprestasi.
"Pembentukan karakter, ketekunan, dan kedisiplinan menjadi fondasi utama agar para atlet mampu bersaing di level yang lebih tinggi, " tegasnya saat dialog di RRI Malang, Kamis (13/11/2025).
Sebagai buktinya, capaian cemerlang diraih cabang olahraga dayung Kabupaten Malang pada ajang Porprov 2025, dengan torehan tiga medali emas, tiga medali perak, dan tiga medali perunggu. Prestasi ini menjadi bukti nyata bahwa kerja keras dan konsistensi latihan tidak pernah mengkhianati hasil.
Hans Auna menjelaskan bahwa pola latihan disusun dengan rancangan fisik yang terukur dan berorientasi pada prestasi. Salah satu klasifikasinya adalah tinggi badan minimal 175 sentimeter untuk atlet perempuan dan 180 sentimeter untuk atlet laki-laki. Selain itu, usia minimal yang diperbolehkan untuk mulai berlatih dayung adalah 12 tahun, sebagai usia awal pembinaan dasar fisik dan mental.
“Pembinaan harus sesuai literatur dan tahap usia. Dari dasar seperti lari, pola gerak dayung, hingga latihan ketekunan sejak dini,” jelasnya.
Meski proses regenerasi atlet masih dilakukan secara manual karena belum adanya sistem perekrutan resmi, pelatih bersama tim terus berkoordinasi dengan berbagai daerah untuk menjaring potensi baru.
Ia berharap seluruh pihak di Kabupaten Malang dapat memberikan dukungan agar pembinaan bisa berjalan lebih profesional dan berkelanjutan. Dalam menjaga konsistensi dan semangat atlet, pendekatan personal menjadi kunci utama.
“Kuncinya mengayomi anak-anak, menyesuaikan dengan kondisi mereka agar tetap nyaman dan menikmati latihan,” tuturnya.
Saat ini, tim dayung Kabupaten Malang memiliki dua atlet putra dan tiga atlet putri yang tengah menjalani long training development. Mereka sedang mempersiapkan diri untuk DKI Open pada Desember mendatang, sementara satu atlet lainnya bahkan bersiap menghadapi SEA Games.
Hans Auna menegaskan bahwa cabang olahraga dayung memiliki potensi besar untuk terus berkontribusi bagi Kabupaten Malang.
“Cabor dayung ini peluang perolehan medalinya sangat besar, di mana 3 besar perolehan medali setelah akuatik," pungkasnya.(Atus).
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....