Bukit Klemuk Penentu Juara Indonesian Downhill 2025
- 25 Okt 2025 14:33 WIB
- Malang
KBRN, Batu : Putaran terakhir 76 Indonesian Downhill (IDH) 2025 resmi digelar di Klemuk Bike Park, Desa Songgokerto, Kota Batu, pada 25–26 Oktober 2025.
Ajang yang telah terdaftar dalam kalender Union Cycliste Internationale (UCI) level C1 ini menjadi puncak dari tiga seri musim kompetisi 2025 setelah sebelumnya berlangsung di Kudus dan Yogyakarta.
Arena Bukit Klemuk yang memiliki panjang lintasan 1,24 kilometer dengan altitude 1.200 mdpl dan elevasi 192 meter siap menguji kemampuan teknis dan keberanian para downhiller terbaik tanah air maupun mancanegara.
Hari pertama digunakan untuk sesi kualifikasi (seeding run) yang menentukan posisi start di balapan utama, sementara babak final run akan digelar esok hari, Minggu (26/10/2025).
Event Director 76 IDH, Aditya Nugraha menegaskan bahwa trek Klemuk tahun ini hadir dengan perubahan signifikan dibanding tahun lalu.
“Sekitar 30–40 persen layout lintasan kami ubah agar lebih menantang dan mendekati standar kejuaraan dunia. Trek ini disukai banyak rider, baik dari dalam maupun luar negeri, karena menghadirkan kombinasi elevasi curam, tikungan cepat, dan section teknikal yang menuntut keputusan cepat,” ujarnya.
Untuk menjamin keselamatan, pihak penyelenggara juga menambah tiga kali lipat jumlah jaring pengaman dibanding tahun sebelumnya.
“Faster rider, steeper hill, last round, tiga kata itu menggambarkan tantangan Klemuk 2025,” tambah Aditya.
Tidak hanya diikuti atlet nasional, seri pamungkas ini juga menarik perhatian rider internasional dari Malaysia, Singapura, Thailand, dan Filipina. Bahkan Tim Nasional Thailand turut hadir sebagai bagian dari persiapan menuju SEA Games, sementara Timnas Indonesia turun dengan kekuatan penuh.
Dari sisi klasemen, kelas Men Elite menjadi sorotan utama. Empat besar yang masih berpeluang merebut gelar juara umum ialah Pahraz Salman Alparisi (400 poin), M. Abdul Hakim (260 poin), Andy Prayoga (250 poin), dan Rendy Varera (210 poin). Sementara Khoiful Mukhib (262 poin) yang sempat berada di posisi kedua dipastikan absen karena cedera.
Menurut Agnes C. Wuisan dari 76 Rider selaku penyelenggara, musim 2025 mencerminkan kompetisi yang semakin matang dan terbuka.
“Dari dua seri sebelumnya, tidak ada dominasi tunggal. Dari sepuluh kelas yang dilombakan, hanya dua atau tiga yang punya juara berulang. Artinya, persaingan sangat ketat dan setiap rider punya peluang besar,” ujarnya.
Sebagai seri terakhir, Klemuk Bike Park akan menghadirkan 10 kategori lomba, antara lain Men Elite, Women Elite, Men Junior, Men Master A–C, Men Sport A–B, Men Youth, dan Women Youth.
Seluruh rider akan berjuang mengumpulkan poin maksimal dalam dua hari terakhir kompetisi untuk memastikan siapa yang layak menyandang gelar The Ultimate Champion of 76 Indonesian Downhill 2025.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....