Kolaborasi Kemanusiaan Perkuat Akses Belajar Anak Terdampak Banjir

  • 03 Jun 2026 11:44 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Malang - Pemulihan pendidikan bagi anak-anak terdampak banjir di Aceh masih menjadi tantangan meski bencana telah berlalu. Menjawab kebutuhan tersebut, Maudy Ayunda Foundation bersama Save the Children Indonesia berkolaborasi membangun Temporary Learning Space (TLS) atau Ruang Belajar Sementara bagi anak-anak di Aceh Timur agar proses belajar dapat kembali berjalan secara aman dan nyaman.

Data Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah per Februari 2026 mencatat sebanyak 4.922 satuan pendidikan di wilayah Sumatera terdampak bencana. Dari jumlah tersebut, 3.120 sekolah berada di Aceh, yang berdampak pada lebih dari 707.161 murid dan 59.620 guru. Kerusakan infrastruktur sekolah serta terganggunya proses pembelajaran membuat banyak siswa masih harus belajar dengan fasilitas yang terbatas.

Melihat kondisi tersebut, Maudy Ayunda Foundation dan Save the Children Indonesia menghadirkan dukungan pendidikan pascabencana melalui pembangunan Ruang Belajar Sementara dan program literasi. Inisiatif ini bertujuan membantu anak-anak kembali menjalani proses belajar secara bertahap sekaligus memulihkan rutinitas pendidikan yang sempat terganggu akibat banjir.

Maudy Ayunda Foundation bersama Save the Children Indonesia membangun Ruang Belajar Sementara bagi anak-anak terdampak banjir di Aceh Timur guna mendukung pemulihan akses pendidikan pascabencana. (Foto: Save the Children Indonesia X Maudy Ayunda Foundation)

Pendiri Maudy Ayunda Foundation, Maudy Ayunda, mengatakan dirinya menyaksikan langsung semangat anak-anak Aceh Timur yang tetap ingin belajar meski fasilitas pendidikan mengalami kerusakan.

"Di Aceh Timur, saya melihat langsung bagaimana bencana bisa merusak ruang kelas, tetapi tidak mematahkan semangat anak-anak untuk tetap datang ke sekolah dan belajar. Itu yang paling membekas bagi saya," ujarnya seperti dalam keterangan resminya untuk RRI Malang.

Menurut Maudy, tantangan terbesar yang dihadapi anak-anak pascabencana bukan hanya semangat belajar, melainkan keterbatasan akses dan ruang yang mendukung keberlangsungan pendidikan. Ia menegaskan setiap anak berhak memperoleh pendidikan yang layak, termasuk saat menghadapi situasi darurat.

Maudy Ayunda berinteraksi dengan para siswa di Aceh Timur saat mendukung pembangunan Ruang Belajar Sementara guna menciptakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman. (Foto: Save the Children Indonesia X Maudy Ayunda Foundation)

Kebutuhan akan ruang belajar yang aman juga tercermin dalam hasil Education Rapid Assessment yang dilakukan Save the Children Indonesia di sejumlah wilayah Aceh. Hasil asesmen menunjukkan sekitar 90 persen sekolah telah kembali membuka kegiatan belajar mengajar, namun tingkat kehadiran siswa, terutama pada jenjang PAUD dan TK, masih rendah akibat kendala akses, transportasi, serta kekhawatiran terhadap faktor keamanan.

CEO Save the Children Indonesia, Dessy Kurwiany Ukar, menilai kehadiran Ruang Belajar Sementara memiliki peran penting dalam mendukung pemulihan psikologis dan pendidikan anak-anak terdampak bencana.

"Bersama Maudy Ayunda Foundation, kami ingin menghadirkan lebih dari sekadar ruang belajar bagi anak-anak di Aceh Timur. Di tengah kehilangan dan perubahan besar yang mereka alami setelah bencana, Ruang Belajar Sementara menjadi tempat bagi anak-anak untuk kembali merasa aman, bertemu teman-temannya, didampingi guru, dan perlahan membangun kembali harapan mereka," katanya.

Maudy Ayunda menyaksikan semangat anak-anak Aceh Timur yang tetap antusias belajar meski fasilitas pendidikan terdampak banjir dan masih dalam tahap pemulihan. (Foto: Save the Children Indonesia X Maudy Ayunda Foundation)

Melalui kolaborasi ini, kedua organisasi berharap perhatian terhadap pendidikan pascabencana dapat terus diperkuat. Kehadiran ruang belajar yang aman dan suportif diharapkan mampu membantu anak-anak kembali belajar, bertumbuh, dan menatap masa depan dengan optimisme.

Selain pembangunan Ruang Belajar Sementara, Maudy Ayunda Foundation dan Save the Children Indonesia juga mengajak masyarakat untuk berpartisipasi mendukung pemulihan pendidikan anak-anak terdampak banjir di Aceh Timur melalui program penggalangan dukungan yang tengah berlangsung.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....