Stunting Ganggu Pertumbuhan Fisik dan Kognitif Anak
- 24 Mei 2026 19:15 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Malang - Stunting merupakan kondisi gagal tumbuh pada anak akibat infeksi kronis berkepanjangan yang berdampak pada perkembangan fisik dan kognitif anak. Masalah ini masih menjadi perhatian serius karena dapat memengaruhi kualitas generasi masa depan jika tidak ditangani secara tepat sejak dini.
Infeksi kronis menjadi salah satu penyebab utama stunting yang seringkali tidak disadari oleh masyarakat luas di berbagai wilayah. Kurangnya pemahaman tentang faktor penyebab membuat upaya pencegahan belum berjalan optimal di semua lapisan masyarakat hingga saat ini.
“Pemerintah menargetkan penurunan prevalensi stunting menjadi 14% pada tahun 2024 sebagai bagian dari program nasional berkelanjutan. Target tersebut akan terus dilanjutkan hingga periode jangka panjang antara tahun 2029 sampai 2045 demi menciptakan generasi sehat. Namun kondisi di lapangan menunjukkan bahwa prevalensi stunting di Kota Malang justru mengalami peningkatan menjadi 22% saat ini. Padahal sebelumnya angka tersebut sempat menurun menjadi 18% pada tahun 2024 sebelum kembali mengalami kenaikan signifikan,” ujar Nova Rahmadani, S.E., M.AP - PKB Ahli Madya Dinsos P3AP2KB Kota Malang, Sabtu (23/05/2026).
Hal ini menunjukkan bahwa upaya penurunan stunting masih menghadapi tantangan besar dan membutuhkan kerja sama dari berbagai pihak terkait. Tidak hanya fokus pada penurunan, pencegahan stunting juga menjadi prioritas utama dalam strategi penanganan secara menyeluruh.
“Pendekatan yang dilakukan saat ini berfokus pada intervensi dari hulu yaitu sejak sebelum kelahiran hingga anak berusia di bawah dua tahun. Pendampingan bayi di bawah dua tahun atau baduta menjadi fase penting karena merupakan masa emas pertumbuhan anak. Pencegahan sebelum kelahiran dimulai sejak masa remaja dan calon pengantin sebagai kelompok yang akan melahirkan generasi berikutnya,” imbuhnya.
Calon pengantin diberikan edukasi terkait kesehatan reproduksi serta pentingnya asupan gizi seimbang untuk mencegah risiko stunting pada anak. Dengan langkah ini diharapkan generasi yang lahir memiliki kondisi kesehatan optimal sejak awal kehidupan hingga tumbuh dewasa.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....